Anthropic Luncurkan Claude Opus 5 di Tengah Persiapan IPO Hampir Rp15 Kuadriliun
M-Radar News, Anthropic merilis Claude Opus 5, model kecerdasan buatan terbaru yang kini menjadi model default di platform Claude Max dan model terkuat di Claude Pro, pada akhir Juli 2026. Peluncuran ini terjadi saat perusahaan bersiap melantai di bursa dengan valuasi mencapai USD 965 miliar atau sekitar Rp15 kuadriliun.
Claude Opus 5 juga tersedia untuk pengembang melalui API dengan harga USD 5 per juta token input dan USD 25 per juta token output, sama dengan pendahulunya Opus 4.8. Anthropic menyediakan mode cepat yang berjalan 2,5 kali lebih cepat dari kecepatan default dengan harga dua kali lipat.
Perusahaan menyebut model ini dirancang untuk pekerjaan coding dan pengetahuan sehari-hari, serta mendekati kecerdasan Claude Fable 5 dengan harga setengahnya. Pengguna dapat menyesuaikan tingkat usaha (effort setting) untuk menukar penggunaan token dan biaya dengan kecepatan serta kemampuan.
Dalam pengujian, Claude Opus 5 memimpin Frontier-Bench v0.1 dan menggandakan hasil Opus 4.8 dengan biaya lebih rendah per tugas. Pada CursorBench 3.2 dengan usaha maksimal, model ini mencapai skor dalam 0,5 persen dari skor puncak Fable 5 dengan biaya setengahnya.
Anthropic juga melaporkan bahwa Opus 5 mendapatkan skor tiga kali lebih tinggi dari model terbaik lainnya pada ARC-AGI 3 dan mengalahkan semua model pada OSWorld 2.0. Model ini unggul atas Opus 4.8 dalam evaluasi ilmu hayati dan menghasilkan output visual yang lebih kuat.
Menurut perusahaan, Opus 5 menekankan pemeriksaan ulang pekerjaannya. Dalam salah satu contoh, model ini membangun alur penglihatan komputer untuk merekonstruksi gambar bagian mesin menjadi model FreeCAD 3D setelah beberapa kali percobaan.
Pelanggan yang telah mengakses lebih awal melaporkan kekuatan model ini dalam debugging sulit, analitik, riset keuangan, genomik, pekerjaan agen hukum, tinjauan kode, dan tugas coding jangka panjang.
Sementara itu, pada 25 Juli 2026, Anthropic secara rahasia mengajukan dokumen IPO (Initial Public Offering) ke otoritas pasar modal. Valuasi yang dilaporkan mencapai USD 965 miliar, angka yang mengejutkan banyak pihak karena menempatkan Anthropic setara dengan raksasa teknologi seperti Apple atau Microsoft.
Pengajuan rahasia memungkinkan Anthropic mengukur minat investor institusional tanpa mengungkapkan detail keuangan kepada publik dan pesaing. Strategi ini memberi fleksibilitas bagi perusahaan untuk menyesuaikan rencana jika kondisi pasar berubah.
Valuasi hampir satu triliun dolar ini memicu perdebatan tentang apakah gelembung AI sedang terbentuk, mengingat banyak perusahaan dot-com di era 1990-an mengalami nasib buruk. Namun pendukung Anthropic berargumen bahwa AI adalah teknologi fundamental seperti listrik atau internet, bukan sekadar tren.
Para pengamat menunggu pengungkapan margin kotor Anthropic dalam prospektus IPO. Margin kotor akan menunjukkan apakah model bisnis perusahaan efisien dan dapat diskalakan, atau justru biaya komputasi dan energi yang tinggi menggerogoti keuntungan.
Keputusan Anthropic melantai di bursa dengan valuasi tinggi menunjukkan keyakinan terhadap masa depan AI, meskipun risiko regulasi dan persaingan dari OpenAI serta perusahaan lain masih mengintai.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











