Ini Penyebab Jerawat di Rahang dan Cara Mengatasinya

Ini Penyebab Jerawat di Rahang dan Cara Mengatasinya. Foto: dok/alodokter/ist.

M-Radar News – Jerawat di area rahang menjadi salah satu masalah kulit yang cukup umum. Kemunculannya dapat dipengaruhi oleh produksi minyak berlebih, perubahan hormon, penggunaan produk kosmetik, hingga faktor gaya hidup dan lingkungan.

Jerawat terbentuk ketika kelenjar sebaceous atau kelenjar minyak memproduksi sebum secara berlebihan. Sebum yang bercampur dengan sel kulit mati kemudian dapat menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat.

Penyebab Jerawat di Rahang

Ada sejumlah faktor yang dapat berkontribusi terhadap munculnya jerawat di area rahang, antara lain:

1. Perubahan hormon

Fluktuasi hormon dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit. Kondisi ini, misalnya, dapat terjadi menjelang menstruasi dan pada masa awal kehamilan.

2. Ketidakseimbangan hormon

Gangguan hormonal tertentu, termasuk sindrom ovarium polikistik (PCOS), dapat berkaitan dengan munculnya jerawat di wajah, termasuk area rahang, serta bagian tubuh lainnya.

3. Produk kosmetik

Penggunaan produk kosmetik yang berpotensi menyumbat pori-pori atau komedo dapat memperburuk jerawat. Kebersihan alat makeup yang kurang terjaga juga dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

4. Tekanan atau gesekan pada kulit

Gesekan dan tekanan berulang pada area rahang, misalnya akibat tali dagu atau benda lain yang bersentuhan langsung dengan kulit, dapat memperburuk kondisi jerawat pada sebagian orang.

5. Penggunaan obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat, seperti litium, steroid, dan obat antikonvulsan, dapat memicu atau memperburuk jerawat pada sebagian orang.

6. Faktor lingkungan

Polusi, kelembapan tinggi, paparan sinar matahari berlebihan, dan asap rokok dapat memengaruhi kondisi kulit serta berpotensi memperburuk jerawat.

7. Stres

Stres dapat memengaruhi hormon dan kondisi kulit. Pada sebagian orang, stres dapat memperburuk jerawat sekaligus membuat proses pemulihan kulit menjadi lebih lama.

Cara Mengatasi Jerawat di Rahang

Penanganan jerawat dapat dimulai dengan perawatan kulit yang sesuai. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menggunakan produk yang mengandung benzoil peroksida untuk membantu mengatasi bakteri yang berperan dalam jerawat.
  • Memilih produk dengan asam salisilat untuk membantu membersihkan pori-pori dan mengurangi minyak berlebih.
  • Menggunakan retinoid topikal yang dijual bebas, sesuai petunjuk penggunaan, untuk membantu mencegah penyumbatan pori-pori.
  • Memilih pelembap dengan label non-comedogenic agar tidak mudah menyumbat pori-pori.
  • Menggunakan makeup secukupnya dan memilih produk non-comedogenic. Pastikan makeup dibersihkan sebelum tidur.
  • Menghindari kebiasaan menyentuh atau memencet jerawat karena dapat meningkatkan risiko iritasi dan bekas jerawat.
  • Mengelola stres dengan tidur yang cukup, berolahraga, serta melakukan aktivitas relaksasi.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

Jika jerawat di rahang tidak kunjung membaik meski sudah melakukan perawatan secara rutin, semakin parah, terasa nyeri, atau meninggalkan bekas yang mengganggu, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter atau dokter kulit.

Penanganan medis diperlukan terutama jika jerawat diduga berkaitan dengan gangguan hormonal atau penggunaan obat tertentu. Dokter dapat menentukan penyebab dan memberikan pilihan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup