Macron Sentil Trump soal Peta AI, Tegaskan Saint-Pierre dan Miquelon Wilayah Prancis

Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Foto: istimewa

M-Radar News, Internasional – Presiden Prancis, Emmanuel Macron menegaskan, bahwa Saint-Pierre dan Miquelon tersebut merupakan bagian dari wilayah Prancis.

Penegasan itu disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengunggah gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menggambarkan kepulauan tersebut sebagai bagian dari Amerika Serikat.

Trump mengunggah gambar tersebut melalui media sosial pada awal September 2026. Dalam gambar itu, bendera Amerika Serikat terlihat menutupi sejumlah wilayah, termasuk Kanada, Meksiko, Greenland, Amerika Tengah, Karibia, dan Islandia.

Saint-Pierre dan Miquelon juga ditampilkan sebagai bagian dari Amerika Serikat.

Padahal, Saint-Pierre dan Miquelon merupakan kepulauan yang berada di bawah kedaulatan Prancis. Wilayah tersebut terletak di Samudra Atlantik Utara, tepat di sebelah selatan Newfoundland, Kanada, dengan jumlah penduduk lebih dari 5.500 jiwa.

Macron kemudian menanggapi unggahan tersebut saat tiba di Saint-Pierre pada 18 September 2026. Presiden Prancis itu melakukan kunjungan selama dua hari sekaligus bertemu dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney.

Dalam kesempatan tersebut, Macron menegaskan bahwa status kepulauan Saint-Pierre dan Miquelon sebagai wilayah Prancis sudah jelas.

“Kita tidak akan mengulangi ini setiap pagi hanya karena beberapa orang memiliki ide aneh atau mengatakan hal-hal aneh,” tegas Macron dikutib vietnam.vn, pada Senin (21/9/2026).

Pernyataan Macron muncul di tengah sejumlah klaim dan pernyataan Trump mengenai wilayah yang dianggap memiliki kepentingan strategis bagi Amerika Serikat.

Sejak kembali menjabat sebagai Presiden AS pada awal 2025, Trump berulang kali menyampaikan keinginannya agar Greenland berada di bawah kendali Amerika Serikat. Greenland saat ini merupakan wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark.

Trump juga beberapa kali menyampaikan gagasan agar Kanada menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat.

Selain itu, Trump pernah menyatakan keinginannya untuk mengendalikan Terusan Panama. Ia juga mengeluarkan pernyataan terkait Meksiko dan Kuba serta menyebut Amerika Serikat harus “menguasai” Jalur Gaza.

Persoalan Greenland sebelumnya memicu ketegangan antara Washington dan Kopenhagen. Sejumlah negara anggota NATO di Eropa menyatakan dukungan kepada Denmark di tengah perdebatan mengenai masa depan wilayah Arktik tersebut.

Pada pekan sebelumnya, Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland dilaporkan mengumumkan kesepakatan terkait keamanan di kawasan Arktik. Trump menyebut kesepakatan itu akan memberikan Amerika Serikat “kendali permanen” atas keamanan wilayah tersebut.

Sementara itu, Saint-Pierre dan Miquelon tetap berada di bawah kedaulatan Prancis dan memiliki status sebagai wilayah seberang laut Prancis di kawasan Atlantik Utara.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup