Polisi Tangkap Warga Negara Ganda Inggris-Iran Terkait Dugaan Aksi Terorisme di RAF Fairford

Polisi Tangkap Warga Negara Ganda Inggris-Iran Terkait Dugaan Aksi Terorisme di RAF Fairford. Foto: dok/afp/bbc.

M-Radar News, Internasional – Seorang warga negara ganda Inggris-Iran berusia 27 tahun ditangkap polisi antiteror di Westminster, London, karena dicurigai terlibat dalam persiapan aksi terorisme yang berkaitan dengan insiden keamanan di Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Fairford, Gloucestershire.

Selain pria tersebut, seorang warga negara Inggris berusia 26 tahun juga telah diperiksa polisi dengan status under caution atau dalam pemeriksaan resmi yang disertai peringatan hukum. Polisi turut melakukan penggeledahan terhadap dua properti di wilayah terkait.

Sementara itu, lima pria berusia 20-an yang sebelumnya ditangkap di dekat RAF Fairford pada Minggu masih berada dalam tahanan polisi. Kelimanya merupakan warga negara Inggris yang berdomisili di London.

Koordinator Nasional Senior Kepolisian Inggris, Vicki Evans mengatakan, polisi antiteror tengah mempertimbangkan berbagai kemungkinan dalam penyelidikan tersebut, termasuk dugaan keterlibatan negara asing.

“Investigasi terhadap keadaan seputar peristiwa di Gloucestershire sangat kompleks, dan tim spesialis kami sedang menyelidiki berbagai jalur penyelidikan,” kata Evans dikutib bbc.com, pada Kamis (02/10/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan, dan kesabaran selama proses penyelidikan berlangsung.

Kelima pria tersebut ditangkap pada dini hari Minggu, setelah polisi menerima laporan mengenai tiga kendaraan mencurigakan yang diduga bergerak menuju RAF Fairford. Pangkalan tersebut dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force).

Insiden tersebut kemudian memicu operasi keamanan besar di sekitar pangkalan. Salah satu dari lima pria yang ditangkap diketahui telah menghubungi layanan darurat 999 secara langsung.

Kelima pria itu awalnya ditangkap atas dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan bahan peledak. Mereka kemudian turut diperiksa atas dugaan persiapan aksi terorisme.

Namun, pada Senin, kelima pria tersebut dibebaskan dengan jaminan. Polisi menyebut, keputusan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan dan didasarkan pada pengalaman serta strategi investigasi.

Dalam penggeledahan sebuah van di dekat lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah bensin. Namun, tidak ditemukan perangkat atau alat peledak.

Kelima pria tersebut diketahui berusia antara 23 hingga 25 tahun. Empat di antaranya berdomisili di Westminster, sedangkan satu lainnya tinggal di Camden.

Polisi juga telah melakukan penggeledahan terhadap tempat tinggal kelima pria tersebut sebagai bagian dari penyelidikan yang masih berlangsung.

Hingga kini, polisi antiteror masih mendalami rangkaian peristiwa di sekitar RAF Fairford, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain maupun faktor eksternal dalam insiden tersebut.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup