Petani Kangkung di Way Galih Lampung Selatan Berharap Harga Jual Lebih Stabil
M-Radar News, Bandarlampung – Petani kangkung di Way Galih, Kabupaten Lampung Selatan, berharap harga jual hasil panen lebih stabil agar pendapatan mereka terjaga. Harapan ini disampaikan Sartono (45), seorang petani yang telah menekuni usaha tani selama 20 tahun.
Sartono tidak hanya membudidayakan kangkung, tetapi juga menanam sawi dan bayam. Menanam beberapa jenis sayuran menjadi cara untuk memenuhi kebutuhan pasar dan mengurangi risiko kerugian.
“Proses budidaya kangkung dimulai dari penyemaian benih sebelum dipindahkan ke lahan tanam. Dengan perawatan yang baik, tanaman kangkung dapat dipanen sekitar 25 hari setelah penyemaian,” kata Sartono, Jumat (17/7/2026).
Luas lahan yang dikelola disesuaikan dengan kebutuhan produksi. Hasil panen biasanya dihitung berdasarkan jumlah ikat, lalu dijual kepada tengkulak atau pedagang sayur yang datang langsung ke lokasi.
Meski masa panen kangkung tergolong singkat, Sartono mengaku masih menghadapi kendala. Cuaca tidak menentu, terutama saat kemarau, dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Selain itu, serangan hama ulat juga menjadi tantangan.
Untuk mengatasi hama, ia menggunakan pestisida sesuai kebutuhan. “Harga pupuk saat ini sudah relatif stabil dibandingkan beberapa tahun lalu yang sempat naik. Kalau benih tidak menjadi kendala karena saya produksi sendiri,” ujarnya.
Terkait harga jual, Sartono mengatakan harga kangkung dari tingkat petani berkisar Rp1.500 per ikat. Menurutnya, keuntungan yang diperoleh masih tipis sehingga ia berharap harga lebih stabil agar kesejahteraan petani meningkat.
Selama menjadi petani, Sartono mengaku belum pernah menerima bantuan atau mengikuti penyuluhan dari pemerintah. “Saya berharap ke depan pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada petani sayuran, terutama dalam menjaga stabilitas harga hasil panen,” ucap Sartono.
Sartono mengelola lahan pertanian di kawasan Way Galih yang merupakan lahan milik PT BW. Meski menghadapi berbagai tantangan, ia tetap berkomitmen untuk terus bertani dan memenuhi kebutuhan sayuran segar bagi masyarakat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











