Bersamaan Vaksin Booster, 124 Warga Sidowarno Terima BLT-DD 2022 Tahap ke-4

JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-                Pemerintah terus menggenjot percepatan vaksinasi bagi warga masyarakat menjelang hari Lebaran 1443 H. Di beberapa wilayah Kabupaten Klaten sejumlah desa mewajibkan setiap warga yang hendak mengambil bansos sepert; Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DD) disyaratkan sudah memenuhi vaksinasi dosis ketiga, yaitu Booster.

Percepatan vaksinasi Booster ini tertuang dalam Surat Edaran Sekretariat Daerah (Setda) Klaten Nomor. 440.3.1.2/79/2022 yang ditanda tangani oleh Pj Sekretaris Daerah Jajang Prihono.

Seperti terlihat di Kantor Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah Sabtu (23/04/2022). Ratusan warga tertib sejak pukul 08.00 WIB, mengantre untuk melakukan vaksinasi digedung desa setempat.

Kepala Desa (Kades), Sidowarno Jaka Sumarna menyebut pada hari ini terdapat 124 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT- DD Tahun 2022 tahap 4.

“Warga penerima BLT- DD yang datang apabila belum vaksinasi diarahkan ke petugas di ruang samping untuk vaksin dosis ketiga sebelum mencairkan BLT- DD bulan April ini guna mendapatkan uang tunai sejumlah Rp300 ribu,” katanya.

Lanjut Jaka, warga yang mengikuti Booster jenis Astra Zeneca pada hari ini merupakan warga penerima BLT- DD sejumlah tersebut dengan dengan harapan vaksin ketiga ini immunitas warga meningkat, sehingga tercipta kekebalan tubuh. Warga dapat sehat beraktifitas, bagi yang mudik juga bisa leluasa tetapi tetap harus mematuhi prokes,” ungkapnya.

Disinggung terkait capaian target vaksin dosis satu dan dua, Kades Jaka S menyebut untuk pencapaian vaksinasi dosis pertama dan kedua sudah mencapai 90 persen, namun untuk dosis ketiga diharapkan sebelum lebaran ini tercapai target 80 persen. Karena sebelumnya warga penerima BPNT, Migor sudah mendapatkan vaksin Booster

“Ini upaya Pemdes Sidowarno dengan Puskesmas Wonosari guna mempercepat vaksin Booster bagi masyarakat. Alhamdulillah acara lancar dan tetap menerapkan prokes,” pungkasnya.

Sementara salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan, bahwa ikut vaksin Booster karena menjadi syarat untuk mengurus berbagai keperluan. “Untuk mudik pun harus ada bukti vaksin dosis tiga dan lain-lain,” kata dia. (dan)

Tutup