Dinsos PPKB Catat Kasus ABH di Kabupaten Banyuwangi Masih Tinggi
M-RADARNEWS.COM, JATIM – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) mencatat kasus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Kabupaten Banyuwangi masih tinggi. Tahun 2024 ada 69 kasus, sementara di tahun 2025 tercatat 19 kasus.
Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi Henik Setyorini menjelaskan, tingginya kasus ABH di Banyuwangi didominasi oleh masalah persetubuhan. Namun, banyak dari mereka yang berstatus sebagai pelaku juga merupakan korban atau saksi.
“Kasusnya didominasi persetubuhan. Tapi mereka berstatus korban, ada juga yang saksi,” terang Henik, pada Selasa (26/02/2025).
Dikatakan, Dinsos PPKB selama ini juga intens memberikan pendampingan kepada para ABH, baik dari sisi hukum maupun psikologis, untuk menguatkan mental mereka.
“Tidak hanya pada korban, kami dari Dinsos PPKB juga memberikan pendampingan kepada keluarga,” tambahnya.
Sebagai upaya preventif, Dinsos PPKB secara rutin menyuarakan kasus-kasus ini di forum-forum terbuka. Tujuannya adalah untuk menekan dan mencegah kasus hukum yang menimpa atau melibatkan anak-anak.
“Kami rutin memberikan edukasi di setiap ada forum pertemuan dengan masyarakat. Kami juga memiliki beberapa program. Harapannya, dengan upaya-upaya tersebut, kasus ABH di Banyuwangi bisa dicegah dan ditekan,” tutupnya. (yn/**)








