Indonesia per 20 April 2022: Angka Kesembuhan Kumulatif Capai 5,8 Juta Orang

JAKARTA, (M-RADARNEWS.COM),-                Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 20 April 2022 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 4.635 orang terdiri 4.596 transmisi lokal dan 39 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,8 juta orang sembuh atau tepatnya 5.840.945 orang (96,6 persen).

Sejalan itu, kasus aktif atau pasien positif yang membutuhkan perawatan medis, berkurang 3.931 kasus sehingga angka kumulatifnya di kisaran 40 ribu kasus atau tepatnya 45.091 kasus (0,8 persen). Lalu, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), per hari ini jumlahnya sudah dibawah seribu kasus. Dengan penambahan 741 kasus terdiri 713 transmisi lokal dan 28 PPLN. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 6.042.010 kasus.

Sementara, pasien meninggal bertambah 37 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya mencapai 155.974 kasus (2,6 persen). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 133.105 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 4.799 kasus.

Pada perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 127.225 dengan totalnya melebihi 198 juta atau 198.478.663 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 143.314 orang dengan totalnya melebihi 163 juta atau tepatnya 163.180.128 orang. Serta vaksinasi ke-3 bertambah 422.719 dengan totalnya melebihi 32 juta atau 32.283.358 orang. Sementara target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, pada perkembangan per provinsi, angka kesembuhan harian bertambah dari 29 provinsi. Terdapat 5 provinsi dengan angka harian tertinggi diantaranya, DI Yogyakarta 2.368 orang dengan kumulatifnya 213.208 orang, diikuti Sumatera Barat 930 orang terdiri 926 transmisi lokal dan 4 PPLN dengan kumulatifnya 100.383 orang, Jawa Barat 412 orang terdiri 411 transmisi lokal dan 1 PPLN dengan kumulatifnya 1.075.393 orang, DKI Jakarta 265 orang terdiri 253 transmisi lokal dan 12 PPLN dengan kumulatifnya 1.228.776 orang, serta Jawa Tengah 233 orang dengan kumulatifnya 584.239 orang.

Lalu, pada kasus terkonfirmasi positif harian bertambah dari 31 provinsi. Terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Diantaranya DKI Jakarta 231 kasus terdiri 208 transmisi lokal dan 23 PPLN dengan kumulatifnya 1.246.233 kasus, diikuti Jawa Barat 158 kasus terdiri 156 transmisi lokal dan 2 PPLN dengan kumulatifnya 1.104.581 kasus, Banten 85 kasus terdiri 84 transmisi lokal dan 1 PPLN dengan kumulatifnya 291.952 kasus, Jawa Tengah 57 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 626.526 kasus, sertJawa Timur 41 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 575.189 kasus.

Pada sebaran kasus aktif masih terdapat di 34 provinsi. Namun 5 provinsi dengan angka tertinggi berada di Jawa Barat 13.722 kasus, Papua 12.217 kasus, Jawa Tengah 9.699 kasus, DI Yogyakarta 3.673 kasus dan DKI Jakarta 2.250 kasus.

Disamping itu, hari ini kasus kematian dari transmisi lokal bertambah dari 14 provinsi. Angka tertinggi harian 9 kasus di Jawa Tengah dengan kumulatifnya 32.973 kasus. Diikuti 7 kasus di Jawa Timur dengan kumulatifnya 31.567 kasus, Jawa Barat 4 kasus dengan kumulatifnya 15.724 kasus serta DI Yogyakarta 3 kasus dengan kumulatifnya 5.877 kasus.

Lalu, 2 kasus masing-masing di DKI Jakarta dengan kumulatifnya 15.243 kasus, Lampung kumulatifnya 4.149 kasus, Kalimantan Selatan 2.532 kasus dan Aceh dengan kumulatifnya 2.210 kasus. Sementara 1 kasus masing-masing pada 6 provinsi yaitu, Kalimantan Timur kumulatifnya 5.708 kasus, Sulawesi Selatan kumulatifnya 2.471 kasus, Sulawesi Tengah 1.718 kasus, Nusa Tenggara Timur kumulatifnya 1.507 kasus, Bengkulu kumulatifnya 518 kasus, dan Papua Barat dengan kumulatifnya 381 kasus.

Selain itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 94.443.369 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 11.566.285 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 81.196.706 spesimen. Positivity rate spesimen (NAAT dan Antigen) harian di angka 1,06 persen dan positivity rate spesimen mingguan (10 – 16 April 2022) di angka 1,73 persen. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 5 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 101.730 orang dan kumulatifnya 62.163.393 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 56.121.363 orang. Termasuk tambahan hari ini sebanyak 100.989 orang. Sementara positivity rate (NAAT dan Antigen) orang harian di angka 0,73 persen dan positivity rate orang mingguan (10 – 16 April 2022) di angka 1,25 persen. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

Sumber : Tim Komunikasi KPCPEN

Tutup