Motor Listrik Zero Kembali Kawal Kirab HUT RI
M-Radar News, Jakarta – Motor listrik Zero kembali digunakan untuk mengawal kirab peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81. Sebanyak 30 unit motor listrik Zero SRS menjadi bagian dari 45 motor yang dikendarai oleh pasukan motoris Polisi Militer (PM) dalam pengawalan rombongan dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Negara pada Senin, 17 Agustus 2026.
Fakta Utama Pengawalan Kirab
Komposisi motor pengawal tersebut terdiri dari 15 unit Honda Gold Wing dan 30 unit Zero SRS, yang secara simbolis mewakili angka 45, menandai tahun kemerdekaan Indonesia. Motor listrik Zero SRS sebelumnya juga telah digunakan dalam pengawalan tamu VVIP pada KTT ASEAN ke-43 di Jakarta pada September 2023.
Spesifikasi Motor Listrik Zero SRS dan Honda Gold Wing
Motor listrik Zero SRS memiliki tenaga hingga 110 daya kuda dengan torsi maksimum 90 Nm, didukung baterai berkapasitas 17,3 kW yang memungkinkan kecepatan maksimal mencapai 200 km/jam. Motor ini dikenal senyap dan ramah lingkungan, sesuai dengan upaya pemerintah menuju netral karbon.
Sementara itu, 15 unit Honda Gold Wing generasi kelima (GL1800) dilengkapi mesin 1.833 cc 6-silinder yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 124,5 daya kuda dan torsi 170 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi 7-percepatan Dual Clutch Transmission (DCT).
Peran Polisi Militer Wanita dalam Kirab
Rombongan pengawal dipimpin oleh 15 anggota Polisi Militer wanita yang mengendarai motor berukuran besar, termasuk Honda Gold Wing. Mereka turut mengawal kirab yang membawa duplikat bendera merah putih dan naskah proklamasi, yang dibawa menggunakan Kereta Kencana Garuda Prabayaksa melintasi Jalan Medan Merdeka Barat menuju halaman Istana Merdeka.
Konteks dan Makna Penggunaan Motor Listrik
Penggunaan motor listrik dalam pengawalan kirab HUT RI bukan hanya simbol kemajuan teknologi, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mendukung target netral karbon pada tahun 2060. Dengan menggantikan kendaraan berbahan bakar fosil dengan motor listrik, pemerintah menunjukkan kesiapan menyongsong masa depan yang lebih ramah lingkungan.
Pada peringatan HUT RI ke-80 tahun lalu, motor listrik juga digunakan dalam jumlah yang sama, menegaskan konsistensi penggunaan kendaraan ramah lingkungan dalam acara kenegaraan.
Dampak dan Perkembangan
Kehadiran motor listrik Zero dalam pengawalan kirab menambah nilai historis dan simbolis perayaan HUT RI ke-81. Penggunaan teknologi ramah lingkungan di acara kenegaraan besar seperti ini diharapkan dapat menginspirasi sektor lain dalam menerapkan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi karbon.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












