Neeltje Deliana dari Papua Jadi Pembawa Baki Penurunan Bendera di Istana pada HUT ke-81 RI

Neeltje Deliana dari Papua Jadi Pembawa Baki Penurunan Bendera di Istana pada HUT ke-81 RI

M-Radar News, Jakarta – Neeltje Deliana Insjowi Werimon, siswa SMA Negeri 8 Jayapura asal Papua, dipercaya sebagai pembawa baki dalam prosesi penurunan bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026. Upacara sakral ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Inspektur Upacara.

Prosesi penurunan bendera dimulai sekitar pukul 16.53 WIB dengan laporan kesiapan dari Komandan Upacara, Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, kepada Presiden Prabowo. Seluruh peserta dan tamu undangan mengikuti upacara dengan khidmat saat bendera Sang Saka Merah Putih diturunkan, dilipat, dan diserahkan kepada Neeltje sebagai pembawa baki.

Neeltje merupakan bagian dari Tim Paskibraka Nasional ‘Indonesia Adil Makmur‘ yang bertugas khusus dalam rangkaian upacara penurunan bendera. Tim ini terdiri dari putra-putri terbaik dari 38 provinsi di Indonesia, termasuk Maharazthu Rizqhy dari Nusa Tenggara Barat sebagai pengerek bendera, Mirza Rafi dari Kalimantan Barat sebagai pembentang bendera, serta Kapten Pnb Bagus Setianto yang memimpin kompi Paskibraka.

Selain Neeltje, Ismi Ulfaidah, siswi Sekolah Rakyat asal Sulawesi Barat, juga turut serta sebagai cadangan pembawa baki pada upacara tersebut. Penugasan Tim Adil Makmur ini merupakan bagian penting dalam rangka penghormatan terhadap Bendera Merah Putih dan simbol persatuan bangsa.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah mengemban tugas dengan dedikasi untuk menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI serta menjaga kehormatan bendera sebagai lambang kebanggaan bangsa.

Rangkaian upacara yang berlangsung di Istana Merdeka ini merupakan salah satu momen penting dalam kalender nasional yang memperkuat rasa kebangsaan dan nasionalisme seluruh warga Indonesia.

Selain itu, BPIP juga mengingatkan masyarakat untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada korban gempa berkekuatan 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur yang terjadi bersamaan dengan peringatan kemerdekaan tahun ini.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup