Menkeu Sambut Baik Tim Gugus Tugas Prabowo-Gibran Sinkronisasi RAPBN 2025
M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan sejumlah elite jajaran Partai Gerindra yang tergabung dalam Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran. Sri Mulyani menilai sinkronisasi anggaran 2025 penting, karena akan terjadi peralihan pemerintah.
“Pagi hari ini Kementerian Keuangan mendapatkan tamu, yaitu gugus tugas sinkronisasi yang diinformasikan seperti yang disampaikan oleh Pak Muzani, dan kami sangat senang dan sangat terbuka untuk terus bersinkronisasi dan bersinergi,” kata Sri Mulyani dalam keterangannya, melalui video unggahan di akun Instagram @dekade08.
“Karena seperti diketahui bahwa Kemenkeu sebagai satu institusi memang memiliki tugas hari ini yang sangat penting, yaitu RAPBN 2025 yang merupakan instrumen sangat penting bagi pemerintahan, termasuk pemerintahan baru di bawah presiden terpilih Bapak Prabowo dan wakil presiden Gibran akan menjalankan program-programnya,” lanjutnya.
Sri Mulyani menyebut, dalam proses penyusunan RAPBN 2025 diperlukan suatu komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi agar di dalam APBN 2025 bisa menampung berbagai aspirasi program-program baru. Namun tetap jaga prinsip-prinsip kehati-hatian, kredibilitas dan confidence dari berbagai stakeholder.
“Ini adalah tujuan yang sangat baik. Kami di kementerian keuangan pada Minggu lalu, saya menyampaikan kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2025 yang pada Selasa yang lalu mendapatkan pandangan dari seluruh fraksi-fraksi di DPR. Dan minggu depan, kami akan menyampaikan respons terhadap pandangan itu,” ujarnya.
Kemudian, lanjut Sri Mulyani, pada saat rapat kerja dengan DPR dimulai. Dan itu semuanya nanti akan dirangkum menjadi nota keuangan RAPBN 2025 yang akan disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi, karena prosesnya begitu intens dan ini menyangkut pengelolaan APBN yang begitu sangat penting.
“Maka sinkronisasi, komunikasi dan koordinasi menjadi sangat penting. Kami juga sangat berterima kasih menjadi institusi pertama yang dikunjungi oleh gugus tugas sinkronisasi,” tutup Sri Mulyani. (*)








