Pantau Harga Bahan Pokok, Mendag Imbau Warga Belanja di Pasar Tradisional

M-RADARNEWS.COM, JATENGMenteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan memantau perkembangan harga kebutuhan bahan pokok masyarakat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, pada Jumat, 30 Juni 2023.

Dalam kegiatan tersebut, Mendag didampingi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Isy Karim dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jateng Ratna Kawuri. Saat berkeliling pasar, Mendag berdialog langsung dengan pedagang.

Setiap selesai menanyakan harga komoditas kebutuhan pokok, Mendag hampir selalu membelinya. Tak hanya telur dan sayur mayur, dia juga membeli daging ayam. Barang yang sudah dibeli itu lalu dibagikan kepada warga pengunjung pasar yang mengerumuninya. Mendag mengimbau warga untuk berbelanja di pasar tradisional.

“Harga yang paling bagus itu di pasar rakyat atau pasar tradisional. Selain harganya ekonomis, juga bisa membantu pedagang-pedagang kecil dan pedagang UMKM Kita,” katanya, dilansir dari laman semarangkab, Sabtu (01/07/2023).

Sementara Kepala Disperindag Jateng Ratna Kawuri menjelaskan hasil pantauan sebelum Hari Raya Iduladha 1444 Hijriyah, harga kebutuhan pokok masyarakat relatif stabil tanpa kenaikan signifikan. Disebutkan harga telur ayam yang mencapai sekitar Rp 30 ribu itu memang sudah berlangsung sebelum Hari Raya. Sedangkan bawang putih sekitar Rp35 ribu per kilogram dan bawang merah berkisar Rp 38 ribu – Rp 40 ribu per kilogram.

“Saya pikir (harga kebutuhan pokok) masih sangat terkendali. Tidak ada fluktuasinya. Kondisi itu rata-rata terjadi di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah,” tegasnya.

“Disperindag akan terus memantau produksi komoditas sesuai kebutuhan. Selain itu juga akan diperhatikan secara rutin alur distribusinya agar harga terkendali,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Diskumperindag Kabupaten Semarang Heru Subroto melalui Kepala Bidang Perdagangan Widada Mutiara menambahkan, tidak ada kenaikan harga kebutuhan pokok yang tajam paska Hari Raya Iduladha tahun ini.

“Minyak goreng juga dapat dijaga stabil baik harga maupun persediaannya,” terangnya.

Ikut serta pada pemantauan tersebut di antaranya Sekda Djarot Supriyoto mewakili Bupati H Ngesti Nugraha dan Kepala Diskumperindag Heru Subroto serta pejabat lainnya. (rd/*)

Tutup