Pemprov Jatim Beri Bantuan Keuangan dan Dana ke 78 Desa di 38 Kab/Kota
JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memberikan bantuan keuangan atau dana kepada 78 desa yang ada di 38 kabupaten/Kota Jawa Timur. Bantuan diserahkan simbolis oleh Gubernur Jawa Timur kepada kepala desa di 10 Kabupaten di gedung negara grahadi, Jumat (21/6/2019).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ditemui usai acara penyerahan di ruang utama Grahadi, mengatakan bantuan ini diberikan oleh pemerintah provinsi kepada 78 desa di Jatim ini diharapkan dapat digunakan untuk percepatan pembangunan di desa tersebut.
“Bantuan percepatan pembangunan di desa ini memang banyak sumbernya dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN), APBD Kabupaten/Kota, dan APBD Provinsi Jatim, Serta dana hibah dari pihak lain tentunya dengan Standart Operasional (SOP) dan hukum yang berlaku,”ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menjelaskan bantuan ini diberikan kepada desa ini bukti keseriusan pemerintah baik, pusat, provinsi dalam membangun suatu negara yang kuat yang dimulai dari desa.
“Ini bukti juga keseriusan presiden RI dalam penguatan negara yang dimulai dari desa melalui dana desa ini harus terus distribusikan. Dana desa dari pusat dibuat apa, Kabupaten dibuat apa, dan kemudian dana dari provinsi buat apa. Sehingga diharapkan percepatan pembangunan desa bisa terlaksana dengan baik dan percepatan pembangunan infrastuktur sosial,” imbuhnya.
Gubernur Khofifah, juga berpesan secara khusus kepada kepala desa di Jatim untuk juga memperkuat infrastruktur sosial mulai gimana untuk penguatan posyandunya, kemudian bagaimana komunikasi yang dibangun oleh Kepala desa, babinkamtibnas, dan babinsa dengan masyarakat di desa. Mengingat saat ini Jatim sedang menjadi menjadi nomor satu terkait peredaran narkotika.
“Saya mewakili pemerintah provinsi ingin ada perkuatan lembaga mulai tingkat bawah mulai RT,RW, dan desa, sehingga masalah narkoba bisa dicegah dan ditekan bersama – sama. Maka itu kepala desa yang datang ini tolong sampaikan kepada warganya untuk terus melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba, dan bagaimana menjaga toleransi yang baik sesama anak bangsa dimulai dari dasar yaitu anak – anak PUD dan TK yang ada di desa masing – masing,”ujarnya.
Sekda Provinsi Jatim, Heru Tjahjono mengatakan bantuan ini diberikan dengan tujuan pemerataan dan perkembangan wilayah dengan membuka akses hasil produksi, dan penyedian sarana, serta prasarana infrastruktur perdesaan. Kedua, meningkatkan pemberdayaan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat desa, ketiga mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat desa.
Heru menambahkan, untuk bantuan keuangan desa ini pada 2019 ini disiapkan anggaran Rp,46,64 Miliar kepada 247 desa. Tapi untuk pemberian hari ini digedung negara Grahadi yang sudah terferikasi oleh pemerintah provinsi yaitu 78 desa dengan total anggaran Rp. 24,850 Miliar.
Sementara itu perwakilan kepala Desa dari Plang Kabupaten Lamongan, Dumila mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi Jatim atas bantuan keuangan tersebut kepada desa Plang. “Terima kasih Bu gubernur Khofifah atas bantuannya. Dan dana tersebut akan kami gunakan untuk pembangunan Gapura, pembangunan infastruktur pertanian dan juga digunakan untuk infrastruktur sosial,”ucapnya Dalima dihadapan Gubernur Jatim, Khofifah. (Tim/Jnr/Kmf)
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








