Setelah Alami Antrean Panjang, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Kembali Normal

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk kembali normal setelah mengalami antrean panjang volume kendaraan di pelabuhan ASDP Ketapang dalam beberapa hari lalu. Para penumpang yang hendak ke Bali pun terjebak macet berjam-jam di pelabuhan.

Bahkan, hal itu juga menyebabkan kemacetan cukup panjang hingga 20 km yang terjadi di jalur pantura Situbondo-Banyuwangi, Jawa Timur. Penyebabnya adalah volume kendaraan meningkat disebabkan oleh beberapa faktor yang terjadi di antaranya cuaca buruk melanda perairan Selat Bali.

Seperti hujan deras disertai angin kencang mengganggu aktivitas kapal. Selain itu, pemicu lainnya adanya perbaikan dermaga di Pelabuhan Gilimanuk. Selain itu, seiring dengan masa liburan sekolah.

Menurut pantauan awak media m-radarnews.com di lapangan, Sabtu (15/07/2023), hingga saat ini angin kencang serta gelombang tinggi masih sering terjadi di perairan Selat Bali (penyeberangan Ketapang-Gilimanuk).

“Alhamdulillah mas, untuk kemacetan sekarang sudah tidak ada dan kembali normal. Tetapi cuaca saja yang masih kurang bersahabat,” ucap salah satu ABK kapal.

“Kalau masalah cuaca, memang sudah musimnya mas bulan-bulan ini.  Biasanya sampai Agustus, dan tidak bisa di prediksi,” sambungnya.

Sementara itu, menurut salah satu penumpang kapal yang sering bolak balik ke Bali. Bahkan dalam se-bulan bisa hingga dua kali itu mengatakan, bahwa pada malam hari ombaknya besar. “Maka, saya pilih berangkat pagi hari mas,” pungkasnya. (yn/rd)

Tutup