Wagub Jateng Siap Kawal Aspirasi Mahasiswa, Ajak Jaga Kondusivitas Daerah
M-RADARNEWS.COM, JATENG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng), memastikan akan mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa melalui aksi demonstrasi yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, pihaknya menghormati kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa saat ini juga telah dipetakan untuk menentukan langkah pengawalan yang tepat.
“Kita melihat aksi-aksi yang dilakukan oleh mahasiswa. Kita petakan mana yang menjadi tuntutan untuk pemerintah di Provinsi Jawa Tengah, baik untuk eksekutif maupun legislatif. Apa yang perlu kita kawal, ya kita kawal. Kita akan mendengarkan semuanya,” kata Taj Yasin usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jateng Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Gedung Berlian, Semarang, Rabu (17/06/2026).
Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu menjelaskan, mayoritas tuntutan mahasiswa berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat. Karena itu, Pemprov Jateng berkomitmen menjembatani dan memastikan aspirasi tersebut dapat tersampaikan kepada pemerintah pusat.
“Yang disuarakan oleh kawan-kawan ini sifatnya untuk pemerintah pusat. Sehingga kita pastikan bahwa suara itu tersampaikan,” ujar Gus Yasin.
Menurutnya, pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai kritik dan masukan dari masyarakat. Ia juga menilai pemerintah pusat telah menunjukkan respons dengan membuka ruang dialog bersama mahasiswa untuk membahas sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik.
“Semuanya sudah ditampung. Tinggal kita kawal ke pemerintah pusat. Di pusat sendiri juga sudah disampaikan. Pemerintah juga sudah membuka ruang diskusi,” tuturnya.
Di sisi lain, Gus Yasin mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah selama penyampaian aspirasi berlangsung. Menurutnya, iklim yang aman dan tertib menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Tengah.
Ia menyebutkan, realisasi investasi di Jawa Tengah pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai Rp23,02 triliun. Investasi tersebut didominasi sektor padat karya yang berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.
“Investor yang saat ini sudah menginvestasikan modalnya harus kita kawal bersama-sama. Kalau suasananya kondusif, pertumbuhan ekonomi juga akan berjalan baik,” katanya.
Karena itu, Wagub mengajak mahasiswa untuk tetap mengedepankan ketertiban dan cara-cara yang konstruktif dalam menyampaikan aspirasi, sehingga pesan yang dibawa dapat tersampaikan secara efektif dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah maupun nasional. (ed/hm)
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











