Destri Damayanti Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Pimpin Bank Sentral Indonesia

Destri Damayanti Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Pimpin Bank Sentral Indonesia. Foto: dok/ist.

M-Radar News, Jakarta – Destri Damayanti resmi terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026-2031. Ia menjadi perempuan pertama yang dipercaya memimpin bank sentral Indonesia. Keputusan tersebut disetujui Komisi XI DPR RI setelah melalui rapat internal, pada Kamis (27/8/2026).

Terpilihnya Destri menjadi catatan sejarah baru dalam kepemimpinan BI. Bersamaan dengan itu, Aida S. Budiman ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyambut positif terpilihnya Destri dan Aida. Menurutnya, kepemimpinan dua perempuan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara BI dan OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Friderica menilai, koordinasi dan komunikasi antara BI dan OJK perlu terus ditingkatkan, terutama dalam menghadapi dinamika perekonomian nasional maupun global. “Kami tentu sangat senang dan berharap sinergi antara BI dan OJK semakin kuat,” ujarnya.

Sebelumnya, Destri Damayanti dipercaya sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI pada 25 Juli 2026.

Pemerintah kemudian mengajukan Destri sebagai calon tunggal Gubernur BI melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI. Dalam pengajuan tersebut, pemerintah juga mengusulkan Aida S. Budiman dan sejumlah calon Deputi Gubernur BI lainnya.

Dengan terpilihnya Destri sebagai Gubernur BI, posisi strategis di sektor keuangan nasional kini semakin banyak diisi oleh perempuan. Kondisi tersebut dinilai menjadi bagian dari perkembangan keterwakilan perempuan dalam lembaga ekonomi dan pemerintahan.

Kepemimpinan baru BI juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan ekonomi global.

Sinergi yang semakin erat antara BI dan OJK di bawah kepemimpinan baru diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan ekonomi nasional.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup