KSU PEMOGAN Masih Tetap Eksis Meski di Tengah Pandemi Covid19

BALI, (M-RADARNEWS.COM),-             Sejak pandemi Covid19 mewabah, pertumbuhan ekonomi boleh dibilang porak poranda dalam kurun 2 tahun terakhir ini. Beberapa pengusaha pun mengalami pailit atau gulung tikar yang kemudian berimbas pada tingginya PHK serta pengangguran.

Bagi daerah yang mengandalkan income dari 1 sektor saja, seperti Bali. Pulau dengan seribu Pura ini di sebut-sebut 85 persennya bertumpu pada sektor pariwisata, seperti misal Kabupaten Badung. Padahal sejak Covid19 itu mewabah, intensitas pariwisata terganggu akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan beragam aturan, lalu berimbas pada menurunnya kunjungan ‘wisman dan wisdom’ ke Bali dalam 2 tahun ini.

Akibatnya, dibeberapa tempat usaha pun di kawasan pariwisata seperti Kuta dan Nusa Dua serta kawasan pariwisata lainnya, sebagian karyawannya di rumahkan (PHK) bahkan di berhentikan karena usahanya gulung tikar. Itulah beberapa realitas yang kini mendera Bali pasca Covid19 mewabah.

Namun, meski perekonomian Bali masih lesu, salah satu lembaga keuangan mikro di Denpasar, sebut saja KSU Pemogan masih tergolong eksis di tengah pandemi. Berdasar catatan, walau target yang direncanakan belum mampu di penuhi kisaran 30 persen. Namun koperasi penuh prestasi tingkat nasional itu, perputaran keuangannya berjalan lacar dan tanpa kendala. Itu berdasar dari aset koperasi yang tetap naik ditiap tahunnya, meski tak sesuai targetnya. Aset koperasi hingga kini mencapai 108 Milyar, dengan jumlah anggota 2.439.

“Astungkara, kami tetap bertahan di tengah pandemi. Karena koperasi ini mengedepankan aspek kekeluargaan, sehingga anggotanya menaruh kepercayaan yang tinggi,” ungkap ketua KSU Desa Pemogan, I Dewa Bagus Putu Budha, SE. MM., kepada m-radarnews.com, Kamis (16/12/2021) di ruang kerjanya.

Aspek kekeluargaan menurut Dewa, ketika anggota mendapati masalah seperti saat ini, pihak koperasi selalu memberi solusi yang tepat dan tidak memberatkan anggota. “Tentu dengan kondisi seperti ini akan berdampak pada lancarnya kredit anggota, dan kami menyadari penuh. Lanjut Dewa, dan Langkah itu di tempuh, agar anggota KSU Desa Pemogan tidak terlalu terbebani penuh akibat pandemi Covid19. (anw/yd)

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup