Lebih dari 4 Juta Pelanggan Jatim Terima Stimulus Listrik hingga Desember 2021

JATIM, (M-RADARNEWS.COM),-              Total 4.615.809 pelanggan Jatim terdiri 102.314 pelanggan bisnis, 51 pelanggan industri, 3.534.945 pelanggan rumah tangga daya 450 VA, 978.499 pelanggan rumah tangga daya 900 VA menerima stimulus listrik hingga Desember 2021.

General Manager PLN Unit Induk (UID) Jawa Timur, Adi Priyanto di Surabaya, Rabu (04/08/2021) mengatakan, pemberian stimulus ini sangat tepat terutama pada saat kegiatan seperti ini.

“Selain memberikan stimulus listrik, PLN juga memastikan jaringan listrik agar masyarakat merasa nyaman saat harus beraktivitas sepenuhnya di rumah karena PPKM,” tulisnya.

Stimulus listrik yang diberikan berupa diskon sebesar 50 persen kepada pelanggan dengan daya 450 VA baik rumah tangga, industri, pelanggan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi akan memperoleh diskon sebesar 25 persen untuk pembayaran tagihan listrik paskabayar, maupun pembelian token prabayar yang akan diterima saat pembelian token.

Adapula penerapan ketentuan ketentuan pajak minimal dengan besaran diskon tarif 50 persen untuk pelanggan sosial, bisnis dan industri 300 VA ke atas, serta pelanggan layanan khusus.

Selain itu, biaya beban atau abonemen juga diberikan sebesar 50 persen untuk sosial pelanggan daya 220 VA, 450 VA dan 900 VA, serta pelanggan bisnis dan industri daya 900 VA.

Tidak hanya itu, menurut Adi, PLN tengah mensiagakan personel untuk Rumah Sakit Rujukan Covid-19 dan Produsen Oksigen di Jawa Timur sejak 3 Juli lalu. Adi berharap, dukungan PLN ini dapat membantu pemulihan ekonomi sekaligus penanganan pandemi Covid-19.

Salah satu penerima stimulus listrik, Riska (37) warga Margorukun Surabaya mengungkap rasa terima kasih atas bantuan stimulus listrik yang diterimanya. “Saya bersyukur ada bantuan stimulus listrik membayar lebih murah, terutama saat pandemi dan PPKM seperti ini penurunan drastis karena masyarakat banyak yang dirumah dan warung saya jadi sepi,” ujarnya. (red/jnr/kmf)

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup