Pemdes Lemahireng Salurkan BLT DD Tahap ke 8 untuk 104 KPM Terdampak Covid-19
JATENG, (M-RADARNEWS.COM),– Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT – DD) lanjutan tahap ke 8 yang disalurkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Lemaireng, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten berjalan lancar, Senin (30/11/2020).
Sebanyak 104 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima BLT DD tahap ke 8 ini, mengantre tertib di aula desa untuk menerima bantuan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan tes suhu badan.
Dalam sambutannya Kepala Desa Lemahireng Suhardi menjelaskan, bahwa pembagian BLT-DD lanjutan tahap ke 8 ini di Desa Lemahireng didampingi langsung Camat Pedan, Anggota BPD, Petugas Pendampingan Desa, Babin Koramil serta Perangkat Desa setempat mengenakan masker atau pelindung wajah.
Adapun jumlah warga yang menerima sebanyak 104 orang ini mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp300.000 (tiga ratus ribu rupiah).
”Warga penerima bantuan BLT DD bulan ke 8, menerima sejumlah uang tunai diharapkan untuk dapat mencukupi kebutuhan pokok untuk konsumsi sehari-hari, seperti pada saat masa pandemi ini,” katanya.
Di tempat yang sama, ibu Yuni salah seorang warga penerima BLT DD tahap ke 8 yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga ini mengatakan, senang sekali, Alhamdulillah… ada bantuan BLT lanjutan ini, bisa membantu ekonomi dan kebutuhan rumah tangga kami. “Terus terang saya ucapkan terima kasih kepada pemerintahan desa, mudah-mudahan terus memperhatikan kehidupan warga,” ungkapnya.
Di aula desa pembagian BLT DD tahap ke 8 dimulai pukul 12.30 WIB hingga selesai. Kades Suhardi memaparkan, bahwa pembagian BLT-DD tahap 8 Desa Lemahireng berjalan lancar, tidak ada gejolak dari masyarakat dibawah, karena bantuan ke warga yang terdampak wabah Covid-19 ini sesuai dengan petunjuk teknis dari Kemensos.
“Kita berharap agar wabah Virus Covid-19 yang melanda dunia juga di negera kita segera sirna. Kehidupan kita segera bisa berjalan tanpa ada batasan karena wabah Corona ini,” ujarnya.
Desa Lemahireng dalam mengantisipasi wabah Covid-19 sudah melakukan penyemprotan disinfektan di setiap rumah warga dan pemasangan tempat mencuci tangan serta melakukan razia masker secara berkala.
Camat Pedan Marjana berharap warga dapat hidup berdampingan dengan Covid-19, dan tetap mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah. “Kita harus kebersihan lingkungan serta menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat dan kuat. Bagi warga misal ada yang mendapat gejala (positif) hasil dari Swab dapat melakukan isolasi mandiri di RS. Sedang anggota keluarga yang pernah berinteraksi dengan pasien Covid-19 bisa melakukan karantina mandiri dirumah,” tandasnya.
“Untuk yang positif hasil Swab isolasi di RS, pihak anggota keluarga dapat melakukan karantina mandiri di rumah. Karena kapasitas kamar di RS yg disediakan sudah penuh. Desa diharapkan membuat ruang isolasi mandiri,” imbuh Marjana. (Dan)
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








