Polda Jateng Dorong Semua Pihak Perkuat Pemahaman Hukum Kalangan Remaja dan Anak di Bawah Umur

JATENG, (M-RADARNEWS.COM),-            Polda Jateng mendorong semua pihak untuk lebih berperan dalam memberikan pemahaman hukum terhadap kalangan remaja dan anak-anak di bawah umur.

Wakapolda Jateng, Brigjen Pol. Abiyoso Seno Aji mengatakan, rendahnya pemahaman hukum menjadi penyebab tingginya jumlah anak di bawah umur yang terlibat dalam tindak pidana.

“Peran semua pihak, terutama orang tua dibutuhkan untuk memberikan pemahaman pada anak-anak ini. Meskipun ketika di rumah mereka menunjukkan perilaku yang positif. Namun saat keluar rumah perilaku mereka bisa saja berubah,” terang Jenderal Bintang Satu, dilaman resmi Tribatanews, Jumat (12/08/2022).

Brigjen Pol. Abiyoso Seno Aji menjelaskan, bahwa berubahnya perilaku remaja tersebut disebabkan banyak faktor seperti teman pergaulan dan lingkungan.

“Anak dibawah umur dan remaja adalah masa depan bangsa, namun apabila banyak dari mereka yang terlibat aksi kriminal maka akan dibawa kemana bangsa ini,” tutur lulusan Akabri tahun 1992 ini.

Mantan Karopaminal Divpropam Polri membeberkan, pengaruh minuman keras bagi remaja saat mereka melakukan tindak pidana.

“Saat mereka dalam kondisi mabuk, maka alur berpikir menjadi terganggu. Terhadap hal-hal seperti ini (minuman keras) pengawasan terhadap remaja perlu ditingkatkan. Kalau masih sekolah, peran guru harus lebih terlihat,” jelasnya.

Sebagai penegasan, Wakapolda menyatakan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap peredaran minuman keras di Jawa Tengah.

“Saya perintahkan seluruh jajaran untuk memberantas peredaran miras baik itu lokasi, tempat maupun bila ada, pabrik minuman keras,” tegasnya. (red/tn)

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup