Terlilit Utang, Seorang Residivis Ditangkap Tim Opsnal Polsek Mengwi

BALI, (M-RADARNEWS.COM),-          Seorang Residivis Muhamad Nur Khalim (MNK), Laki-laki asal Kabupaten Jember Jawa Timur ditangkap Tim Opsnal Polsek Mengwi, pada hari Senin, (12/10/2020) lalu.

Pelaku spesial jambret ini ditangkap tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berada di Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Rabu, (14/10/2020).

“Pelaku kita tangkap berdasarkan dari laporan korban Putu Gd Putra Adnyana, ST (38) asal Br. Kayutulang, Desa Canggu, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung yang dijambret pada hari Senin (12/10) di Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung,” terang Kanit Bunser Iptu Made Mangku Bunciana, SH., atas perintah Kapolsek Mengwi AKP Putu Diah Kurniawandari, SH, SIK melalui Kanit Reskrim Iptu I Ketut Wiwin Wirahadi, SH, MH.

Berdasarkan laporan LP-B/34/X/2020/BALI/RES BDG/SEK.MENGWI Tanggal 12 Oktober 2020 inilah tim Opsnal Polsek Mengwi menangkap pelaku jambret tersebut, tanpa perlawan dan tidak jauh dari tempatnya melakukan tindak kejahatan.

“Saksi I Gst Ngurah Rai Puspadi (30) dari Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung menyaksikan langsung kejadian tersebut,” ungkap AKP Diah membeberkan kronologis kejadian saat di konfirmasi.

Adapun barang bukti yang dapat diamankan yakni 1 buah Sepeda motor Supra fit warna hitam Nopol DK 4172 FBJ, 1 buah helm warna hitam, 1 buah jaket warna hitam, 1 buah celana jeans warna biru, 1 buah dompet merk coach warna abu abu, 1 buah tas ransel merek thule warna hijau dan 1 buah HP iPhone X warna hitam.

“Sebenarnya pelaku sudah 3 hari kami buntuti lantaran mencurigakan dari laporan masyarakat, saat korban berteriak minta tolong langsung kami kejar dan berhasil pelaku kita amankan,” kata Iptu Mangku Bunciana.

Saat di introgasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya, lantaran terlilit masalah hutang piutang di Jember dan untuk membayar hutang, pelaku melakukan pencurian dengan menyasar mobil yang di dalamnya berisi barang berharga.

“Ya saya terpaksa mencuri pak lantaran saya banyak utang,” ujar Khalim kepada petugas. (rls/*)

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup