Gelandang Maroko Azzedine Ounahi Dikaitkan dengan Ajax, Henk Spaan Beri Pujian
M-Radar News, Gelandang Timnas Maroko, Azzedine Ounahi, menjadi sorotan setelah performanya di Piala Dunia 2026. Kolumnis Belanda, Henk Spaan, bahkan menyebut pemain berusia 26 tahun itu lebih baik daripada Sean Steur yang kini membela Newcastle United. Spaan menulis dalam rubrik hariannya di Het Parool bahwa jika ia menjadi direktur teknis Ajax, ia pasti akan mendatangkan Ounahi ke Amsterdam.
“Pemain nomor sepuluh asal Maroko, Ounahi, yang biasanya penuh bakat, hanya bisa menjadi ancaman sekali, menjelang akhir pertandingan,” tulis Spaan merujuk pada laga Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 yang berakhir 2-0 untuk Prancis.
Menurut Spaan, nilai pasar Ounahi di Transfermarkt hanya 10 juta euro. “Mungkin cocok untuk Ajax? Lebih baik daripada Steur, lho,” ujarnya. Steur sebelumnya dipuji Spaan selama musim terobosannya di Ajax, namun kini ia mengecewakan Spaan.
Ounahi saat ini masih terikat kontrak dengan Girona hingga pertengahan 2030. Ia bekerja sama dengan MÃchel dan Daley Blind musim lalu, yang keduanya kini telah bergabung dengan Ajax. Selain itu, penyerang asal Ukraina, Viktor Tsygankov dan Vladyslav Vanat dari Girona yang terdegradasi, juga dikaitkan dengan Ajax selama bursa transfer ini.
Dalam Piala Dunia 2026, Ounahi tampil cemerlang bersama Maroko. Ia mencetak dua gol saat Maroko mengalahkan Kanada 3-0 di babak 16 besar. Dalam laga melawan Prancis, ia melepaskan tembakan jarak jauh yang sempat merepotkan kiper Prancis Mike Maignan, namun Jules Koundé bereaksi cepat untuk membuang bola.
Maroko sendiri harus mengakui keunggulan Prancis 2-0 di perempat final. Kylian Mbappé mencetak gol indah pada menit ke-60, disusul Ousmane Dembélé pada menit ke-66. Prancis melaju ke semifinal untuk ketiga kalinya berturut-turut, setelah menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022.
Meski kalah, Maroko tetap menuai pujian. Tim asuhan Walid Regragui tampil solid sepanjang turnamen, termasuk menahan imbang Brasil di fase grup dan mengalahkan Belanda lewat adu penalti. Keberhasilan mereka mencapai perempat final merupakan pencapaian gemilang setelah pada Piala Dunia 2022 menjadi negara Afrika pertama yang lolos ke semifinal.
Ounahi menjadi salah satu pemain kunci Maroko. Selain dua golnya, ia juga berperan penting dalam transisi serangan. Gelandang yang beroperasi sebagai nomor sepuluh ini dikenal memiliki visi bermain yang baik dan kemampuan menggiring bola. Statistik menunjukkan ia mencatatkan akurasi umpan mencapai 85% selama turnamen.
Ketertarikan Ajax terhadap Ounahi bukan tanpa alasan. Klub asal Amsterdam tersebut dikenal gemar merekrut pemain muda berbakat dengan harga terjangkau. Selain itu, kedatangan Blind dan MÃchel bisa menjadi faktor penarik bagi Ounahi untuk bergabung. Namun, Girona mungkin tidak akan melepasnya dengan mudah mengingat kontraknya masih panjang.
Di sisi lain, Henk Spaan bukan satu-satunya yang memuji Ounahi. Dalam laga melawan Prancis, pelatih Prancis Didier Deschamps mengakui bahwa Maroko memberikan perlawanan ketat. “Mereka tim yang terorganisir dengan baik, dan Ounahi adalah pemain yang berbahaya di lini tengah,” kata Deschamps dalam konferensi pers.
Pada pertandingan tersebut, Prancis mendominasi dengan 20 tembakan, sementara Maroko hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran. Namun, hingga menit ke-83, Maroko belum mampu menguji Maignan hingga akhirnya Ounahi melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.
Kini, masa depan Ounahi menjadi tanda tanya. Apakah ia akan bertahan di Girona yang terdegradasi, atau pindah ke klub seperti Ajax? Yang jelas, performanya di Piala Dunia telah menarik perhatian banyak klub Eropa.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











