Neymar Pensiun dari Timnas Brasil Usai Tersingkir di 16 Besar Piala Dunia 2026
M-Radar News, Neymar mengumumkan pensiun dari tim nasional Brasil setelah negaranya tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Brasil kalah 2-1 dari Norwegia di MetLife Stadium, New Jersey, pada Senin (6/7/2026) WIB.
Kekalahan ini membuat Brasil pulang lebih awal untuk pertama kalinya sejak 1990. Neymar, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penalti di masa injury time, namun itu tidak cukup untuk menyelamatkan tim.
Usai pertandingan, Neymar menangis dan mengumumkan pensiun dalam wawancara dengan Globo Esporte TV. “Saya sudah mencoba. Saya sudah mencoba,” ujarnya. “Semuanya dimulai di sini di MetLife Stadium, dan saya akhiri di sini. Sekarang sudah selesai.”
Penyerang berusia 34 tahun itu hanya tampil dua kali sebagai pemain pengganti di Piala Dunia 2026. Ia mencetak satu gol, yaitu dari titik penalti melawan Norwegia.
Neymar mengakhiri karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Brasil dengan 80 gol dan 58 assist dalam 130 penampilan. Ia juga meraih medali perak Olimpiade 2012 dan medali emas Olimpiade 2016.
Sementara itu, Erling Haaland menjadi bintang kemenangan Norwegia dengan dua golnya di menit ke-79 dan menjelang akhir pertandingan. Gol pertama Haaland adalah sundulan melewati Gabriel, sementara gol kedua adalah tembakan jarak jauh yang meluncur ke sudut gawang.
Norwegia melaju ke perempat final untuk pertama kalinya sejak 1998 dan akan menghadapi Inggris. Haaland kini mengoleksi tujuh gol di turnamen ini, menyamai Lionel Messi dan Kylian Mbappe dalam perebutan Sepatu Emas.
Brasil sebenarnya memiliki peluang memimpin lebih awal. Pada menit ke-14, wasit memberikan penalti setelah Kristoffer Ajer melanggar Matheus Cunha. Namun, eksekusi Bruno Guimaraes yang ragu-ragu berhasil ditepis kiper Norwegia, Orjan Nyland.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti menjelaskan mengapa Vinicius Junior tidak menjadi eksekutor penalti. “Vini Jr tidak termasuk dalam lima pengambil penalti terbaik,” kata Ancelotti. “Kami melakukan statistik dan yang terbaik adalah Raphinha. Dari pemain yang tersedia, yang terbaik adalah Neymar, lalu Igor Thiago, lalu Bruno Guimaraes, lalu Martinelli. Bruno menurut kami adalah yang terbaik di lapangan.”
Babak pertama berlangsung sengit dengan Brasil kesulitan menciptakan peluang bersih. Vinicius Junior tampil tenang di sisi kanan. Peluang terbaik Brasil selain penalti adalah tembakan rendah Vinicius yang ditepis Nyland dan umpan silang berbahaya Gabriel Martinelli yang juga digagalkan kiper.
Norwegia nyaris unggul lebih awal melalui Patrick Berg, namun golnya dianulir karena offside. Peluang terbaik Norwegia di babak pertama adalah tembakan Martin Odegaard yang ditepis Alisson Becker.
Kekalahan ini meninggalkan duka mendalam bagi pemain Brasil. Endrick yang berusia 19 tahun jatuh berlutut setelah pertandingan dan dihibur rekan-rekannya. Sekitar 80 persen penonton di stadion adalah pendukung Brasil, namun mereka harus pulang dengan kekecewaan.
Neymar memulai debut seniornya pada 2010 dan tampil di empat edisi Piala Dunia. Ia menjadi bintang Piala Dunia 2014 di tanah air, namun cedera punggung memaksanya keluar di perempat final. Ia meraih medali emas Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Pada Piala Dunia 2022, ia cedera ligamen pergelangan kaki dan melewatkan dua pertandingan grup. Di perempat final melawan Kroasia, ia mencetak gol indah di perpanjangan waktu sebelum Brasil akhirnya kalah.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








