Pemain Muda Meksiko Bersinar di Piala Dunia 2026 Meski Tersingkir

Pemain Muda Meksiko Bersinar di Piala Dunia 2026 Meski Tersingkir

M-Radar News, Piala Dunia 2026 menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda Meksiko, termasuk bek Jose Raul Rangel, yang tampil gemilang meski timnya harus tersingkir di babak 16 besar setelah kalah 2-3 dari Inggris di Stadion Azteca, Minggu (6/7/2026).

Meski kalah, penampilan Meksiko mendapat pujian karena mampu merepotkan Inggris dan menunjukkan perkembangan positif. Rangel, yang bermain sebagai bek tengah, menjadi salah satu pemain muda yang menonjol bersama Mateo Chavez, Gilberto Mora, dan Armando Gonzalez.

Dalam laporan AS USA, Meksiko tampil sebagai salah satu kejutan Piala Dunia 2026 berkat kombinasi pemain muda, disiplin taktik, dan pertahanan yang nyaris tak tertembus. Pelatih Javier Aguirre berhasil memanfaatkan transisi generasi yang mulai membuahkan hasil.

Kekuatan utama Meksiko adalah soliditas pertahanan. Pemahaman antara lini belakang dan kiper menjadi kunci dalam menjaga gawang tetap perawan di beberapa pertandingan awal. Sistem yang terorganisir dan konsentrasi penuh selama 90 menit menjadi bukti persiapan taktik yang matang.

Sepanjang turnamen, Meksiko mencatat empat pertandingan tanpa kebobolan beruntun. Namun, rekor itu berakhir setelah Inggris mencetak tiga gol pada laga tersebut.

Sementara itu, dalam pertandingan melawan Inggris, Meksiko sempat tertinggal 0-2 akibat dua gol cepat Jude Bellingham pada menit ke-36 dan 38. Namun, Julian Quinones memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-42.

Di babak kedua, Inggris harus bermain dengan 10 pemain setelah Jarell Quansah mendapat kartu merah pada menit ke-54. Meski unggul jumlah pemain, Meksiko justru kebobolan gol ketiga melalui penalti Harry Kane pada menit ke-60, setelah Jose Raul Rangel dianggap melanggar Anthony Gordon di kotak penalti.

Meksiko kembali memperkecil ketertinggalan melalui penalti Raul Jimenez pada menit ke-69. Namun, hingga pertandingan berakhir, skor tetap 3-2 untuk Inggris.

Menurut laporan RTP Noticias, meski kalah, Meksiko menunjukkan semangat juang tinggi. Pelatih Javier Aguirre tetap optimistis dengan masa depan tim.

“Kami bermain dengan hati dan kebanggaan. Pemain muda telah menunjukkan kualitas mereka. Ini adalah awal dari sesuatu yang besar,” ujar Aguirre seusai pertandingan.

Selain Rangel, pemain muda seperti Gilberto Mora juga tampil impresif. Ia menjadi ancaman bagi pertahanan Inggris dengan pergerakannya yang cepat dan kreatif.

Menurut The Guardian, Inggris lolos ke perempat final untuk ketiga kalinya berturut-turut, sementara Meksiko kembali tersingkir di babak 16 besar untuk kedelapan kalinya dalam sembilan partisipasi terakhir.

Meski demikian, penampilan Meksiko di Piala Dunia 2026 memberikan harapan baru bagi para penggemar. Performa kolektif, komitmen pemain, dan kemunculan generasi baru menjadi alasan untuk percaya pada proyek jangka panjang yang mampu bersaing di level tertinggi.

Dengan pertahanan yang kokoh, skuad muda berbakat, dan gaya bermain yang semakin meyakinkan, Meksiko dinilai siap melanjutkan babak baru dalam sejarah Piala Dunia mereka.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup