Bellingham Bersinar, Inggris Taklukkan Meksiko 3-2 di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Bellingham Bersinar, Inggris Taklukkan Meksiko 3-2 di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

M-Radar News,

Timnas Inggris berhasil mengalahkan Meksiko dengan skor 3-2 dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini mengantarkan Inggris ke perempat final dan sekaligus memperpanjang kutukan Meksiko yang selalu gagal lolos ke babak delapan besar sejak 1994.

Pertandingan berlangsung dramatis sejak sebelum kick-off. Badai petir di sekitar Stadion Azteca memaksa panitia menunda pertandingan selama satu jam. Hujan lebat dan petir melanda Mexico City, sehingga kick-off yang semula dijadwalkan pukul 18.00 waktu setempat baru dimulai pukul 19.00. Penonton sempat dilarang memasuki stadion demi keselamatan.

Jude Bellingham menjadi bintang utama setelah mencetak dua gol dalam waktu kurang dari dua menit pada babak pertama. Gol pertama lahir dari sundulan memanfaatkan umpan Bukayo Saka pada menit ke-36. Tak lama berselang, Harry Kane memberikan bola kepada Bellingham yang dikonversi menjadi gol kedua.

Keunggulan dua gol Inggris sempat terancam setelah Julian Quinones memperkecil ketertinggalan lewat situasi bola mati. Meksiko terus menekan, namun kiper Jordan Pickford melakukan penyelamatan penting dan Bellingham melakukan sapuan krusial di depan gawang.

Pada babak kedua, Inggris harus bermain dengan 10 pemain setelah Jarell Quansah mendapat kartu merah. Meski demikian, Harry Kane mengeksekusi penalti untuk memperlebar keunggulan menjadi 3-1. Meksiko kembali memperkecil kedudukan, namun Inggris mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir.

Pelatih Inggris Thomas Tuchel terlihat tegang di pinggir lapangan. Seorang ahli membaca gerak bibir, Nicola Heikling, mengungkapkan bahwa Tuchel berteriak, “Ya Tuhan, ini gila, aku butuh segelas bir, kawan!” dan “Ya Tuhan, tolong bantu aku melewati ini.”

Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer juga turun tangan di belakang layar. Ia secara pribadi menghubungi FIFA untuk mencegah perubahan waktu kick-off yang diusulkan tuan rumah. Starmer mencurigai adanya upaya manipulasi jadwal untuk mengganggu persiapan Inggris. Keputusan untuk tetap pada jadwal semula dinilai membantu Inggris beradaptasi dengan ketinggian Stadion Azteca yang mencapai 2.240 meter di atas permukaan laut.

Kemenangan ini memunculkan diskusi tentang ketergantungan Inggris pada Harry Kane. Meski Kane telah mencetak enam gol di Piala Dunia 2026, performa Bellingham dinilai mulai menggeser narasi tersebut. Pengamat sepak bola Inggris, Warnock, mengatakan bahwa Inggris tidak bisa hanya mengandalkan satu pemain. “Anda tidak bisa hanya mengandalkan Kane. Anda harus memastikan adanya sumbangan gol dari lini atau pemain lain,” ujarnya dikutip dari BBC. Ia juga menyoroti kepemimpinan Bellingham yang semakin terlihat.

Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Meksiko di babak 16 besar. Sejak 1994, Meksiko delapan kali mencapai fase tersebut dan selalu kalah. Dimulai dari kekalahan adu penalti melawan Bulgaria (1994), kemudian dikalahkan Jerman (1998), Amerika Serikat (2002), Argentina (2006 dan 2010), Belanda (2014), Brasil (2018), dan kini Inggris.

Inggris selanjutnya akan menghadapi Norwegia di babak perempat final pada Minggu dini hari mendatang. Norwegia sebelumnya mengejutkan dengan menumbangkan Brasil.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup