Perempat Final Piala Dunia 2026: Enam Tim Eropa, Maroko, dan Messi Bersaing
M-Radar News, Piala Dunia 2026 memasuki babak perempat final dengan komposisi yang tak mengejutkan: enam tim dari Eropa, satu dari Amerika Selatan (Argentina), dan satu dari Afrika (Maroko). Dominasi Eropa dan Amerika Selatan kembali terulang, konsisten dengan sejarah turnamen sejak 1930.
Dari 48 tim awal, kini tersisa delapan. Enam di antaranya berasal dari Eropa, sementara Argentina menjadi satu-satunya wakil Amerika Selatan dan Maroko mewakili Afrika. Fakta ini menegaskan kembali pola lama: sejak pertama kali digelar, juara Piala Dunia selalu berasal dari Eropa (12 kali) atau Amerika Selatan (10 kali).
Argentina, juara bertahan, akan menghadapi Swiss pada 11 Juli 2026 di Arrowhead Stadium, Kansas City. Pertandingan ini menjadi sorotan karena bisa menjadi laga terakhir Lionel Messi di Piala Dunia. Messi, yang kini memuncaki daftar pencetak gol dengan 8 gol, berusaha membawa Argentina menjadi tim ketiga setelah Italia dan Brasil yang sukses mempertahankan gelar.
Swiss sendiri baru pertama kali lolos ke perempat final sejak 1954. Dalam tujuh pertemuan sebelumnya, Argentina unggul dengan lima kemenangan, termasuk satu kemenangan di Piala Dunia melalui perpanjangan waktu.
Sementara itu, Perancis akan berhadapan dengan Maroko di Gillette Stadium, Foxboro, pada 9 Juli 2026. Perancis menjadi satu dari dua tim yang belum terkalahkan (bersama Argentina) dengan catatan 14 gol sepanjang turnamen. Kylian Mbappe menjadi andalan dengan tujuh gol, menyamai catatan Erling Haaland di puncak klasemen sementara.
Maroko, yang mengejutkan banyak pihak dengan lolos ke perempat final, harus mencari cara untuk menghentikan Mbappe. Empat tahun lalu, Perancis mengalahkan Maroko 2-0 di semifinal Qatar. Kini, Mbappe kembali menjadi ancaman utama setelah mencetak gol ke gawang Swedia dan Paraguay di babak sebelumnya.
Selain itu, isu kontroversial mewarnai laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar. New York City Mayor Zohran Mamdani secara terang-terangan menyebut Mesir “dirampok” setelah gol krusial mereka dianulir wasit. Dalam konferensi pers tentang infrastruktur bus, Mamdani menyelipkan pernyataan: “It means agreeing with your friends that Egypt were robbed yesterday.”
Kontroversi terjadi pada menit ke-58 saat Mesir unggul 1-0 atas Argentina. Gol kedua Mesir dianulir setelah VAR meninjau pelanggaran di area lawan yang terjadi 20 detik sebelumnya. Wasit Perancis Francois Letexier memutuskan gelandang Mesir Marawan Attia melanggar Lisandro Martinez, sehingga gol dianulir. Insiden ini mengubah jalannya pertandingan; Argentina kemudian membalikkan keadaan dan menang 3-2.
Di sisi lain, kegagalan tim tuan rumah—Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada—untuk lolos ke perempat final mengecewakan banyak pihak. AS tersingkir di babak 16 besar setelah kalah 4-1 dari Belgia. Ini menjadi kali kelima berturut-turut AS gagal melaju melewati babak 16 besar sejak 2002.
Meski tim putra AS gagal, kabar baik datang untuk tim putri. USWNT akan menerima bagian dari hadiah $16 juta yang diraih USMNT setelah mencapai babak 16 besar. Berdasarkan perjanjian kerja bersama 2022, hadiah akan dibagi rata antara 26 pemain putra dan 26 pemain putri yang akan berlaga di Piala Dunia Wanita 2027. Diperkirakan setiap pemain putri akan menerima sekitar $246.000 jika AS lolos ke turnamen tersebut.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











