Menag Minta Hasil Kongres ke-8 MUI Diserahkan kepada Pemerintah
M-Radar News, Menteri Agama Nasaruddin Umar menutup Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-8 yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/1). Ia meminta seluruh hasil kongres diserahkan ke pemerintah untuk dijadikan program kerja.
Nasaruddin menyampaikan permintaan itu dalam sambutan penutupan. Ia mengatakan bahwa pemerintah meyakini banyak gagasan dari forum KUII yang dapat menjadi kontribusi nyata. “Mohon seluruh hasil-hasil kongres yang dibicarakan selama tiga hari itu disampaikan ke pemerintah, dalam ini Kementerian Agama. Insyaallah itu semuanya kami akan jadikan program kerja,” ujarnya.
Menurut Nasaruddin, semangat saling membantu antara MUI dan pemerintah sejalan dengan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman. “Kalau saling meringankan beban satu sama lain, maka itulah inti yang disampaikan tadi oleh Ketua MUI kita. Bahwa persatuan dan kesatuan itu suatu keniscayaan bagi bangsa yang sangat plural sekarang ini,” katanya.
Nasaruddin juga menekankan bahwa MUI dan pemerintah saling meringankan beban. “Jadi Majelis Ulama akan meringankan bebannya pemerintah, tapi sebaliknya juga pemerintah akan meringankan beban dan tugasnya Majelis Ulama Indonesia,” ucap Nasaruddin.
Menteri Agama berharap hasil KUII ke-8 tidak hanya berhenti sebagai rekomendasi, tetapi juga menjadi pijakan untuk membawa Indonesia memiliki peran yang lebih besar di tingkat global. Ia bahkan berharap tema kongres pada masa mendatang dapat mengangkat cita-cita besar menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban Islam modern dunia. “Dan ujungnya nanti insyaallah tentu kita berharap apa yang kita lakukan baru-baru ini kongres yang ke-8, mungkin tema yang akan datang, kita harus lebih berani sedikit untuk mengangkat bagaimana menjadikan Indonesia sebagai epicentrum peradaban dunia modern Islam yang akan datang,” pungkasnya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











