Dasco Terima Audiensi Guru TK, Honorer Minta Diangkat Jadi PPPK

Dasco Terima Audiensi Guru TK, Honorer Minta Diangkat Jadi PPPK

M-Radar News, Jakarta – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menerima audiensi Pengurus Pusat Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7). Dalam pertemuan tersebut, IGTKI-PGRI menyampaikan sejumlah aspirasi, terutama permintaan agar guru TK honorer, khususnya di sekolah swasta, dapat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Audiensi ini menjadi penting karena menyangkut nasib sekitar 350 ribu anggota IGTKI-PGRI yang mayoritas merupakan guru swasta berstatus honorer. Ketua Umum PP IGTKI-PGRI Eka Putri Handayani mengapresiasi kesediaan Dasco menerima mereka dan berharap aspirasi yang disampaikan segera ditindaklanjuti.

Aspirasi Utama Guru TK

Eka menjelaskan bahwa salah satu aspirasi utama adalah pengangkatan guru TK honorer menjadi PPPK. Menurutnya, sebagian besar guru TK adalah guru swasta yang belum memiliki kepastian status kepegawaian. Selain itu, mereka juga meminta program inpassing yang merata bagi seluruh guru TK di Indonesia.

IGTKI-PGRI juga mendukung program prioritas pemerintah di sektor pendidikan, khususnya rencana penerapan Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari jenjang TK. Mereka siap mendukung program tersebut dan meminta pembatasan usia yang jelas antara pendidikan formal dan nonformal.

Mendesak Pengesahan RUU Sisdiknas

Dewan Kehormatan IGTKI-PGRI Suhendri menambahkan bahwa pihaknya mendesak agar Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) segera disahkan. Menurutnya, advokasi tersebut sangat diperlukan di daerah untuk mencapai target Indonesia Emas 2045.

Selain itu, IGTKI-PGRI meminta perluasan program peningkatan kompetensi guru, baik melalui jalur formal maupun nonformal. Suhendri mencontohkan masih banyak guru TK di daerah yang hanya memiliki kualifikasi lulusan SMA atau SMK, sehingga perlu ditingkatkan melalui program S1. Mereka juga menyoroti kebutuhan pelatihan bagi guru yang menangani peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah inklusi.

Akreditasi Sekolah Masih Jadi Masalah

IGTKI-PGRI juga menyoroti masih banyaknya sekolah TK di daerah yang belum terakreditasi. Meskipun pemerintah telah mencanangkan program akreditasi, mereka berharap cakupannya diperluas hingga ke daerah-daerah terpencil.

Dalam kesempatan yang sama, IGTKI-PGRI juga meminta dukungan DPR terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Guru TK tingkat nasional yang direncanakan diikuti oleh 4.000 guru TK dari seluruh Indonesia. Mereka juga mengajukan proposal untuk bertemu langsung dengan Presiden.

Dasco menyambut baik seluruh aspirasi yang disampaikan dan berjanji akan menindaklanjutinya di DPR. Pertemuan ini diharapkan membawa angin segar bagi perbaikan kesejahteraan dan kualitas pendidikan TK di Indonesia.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup