Universitas Hasyim Asyari Sambut Kolaborasi bersama PERSIARI Jatim
M-Radar News, DPW PERSIARI Jawa Timur terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai institusi strategis di Jawa Timur. Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan Rektor Universitas Hasyim Asyari (Unhasy) Jombang, Prof. Dr. H. Haris Supratno. Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen PERSIARI dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi di bidang komunikasi.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua DPW PERSIARI Jawa Timur, Adi Widodo, didampingi Sekretaris Fachrul Umarianto dan Bendahara Bimantoro. Rombongan diterima langsung oleh Prof. Haris Supratno yang juga merupakan Guru Besar Sosiologi Sastra Universitas Negeri Surabaya (Unesa), mantan Rektor Unesa periode 2005-2010, serta saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unesa.
Dalam pertemuan tersebut, DPW PERSIARI Jawa Timur menawarkan sinergi penyelenggaraan pelatihan public speaking, Master of Ceremony (MC), serta penguatan keterampilan komunikasi bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi komunikasi yang menjadi kebutuhan penting di dunia akademik maupun profesional.
Ketua DPW PERSIARI Jawa Timur, Adi Widodo, menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi di era persaingan global. Karena itu, PERSIARI siap menjadi mitra strategis dalam mendukung pengembangan soft skills sivitas akademika.
“Kami ingin menghadirkan pelatihan komunikasi yang aplikatif dan sesuai kebutuhan dunia kerja. Public speaking, MC, hingga komunikasi profesional merupakan kompetensi yang sangat dibutuhkan agar mahasiswa maupun dosen mampu tampil lebih percaya diri, komunikatif, dan kompetitif,” ujar Adi Widodo.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. H. Haris Supratno memberikan apresiasi atas inisiatif yang dibangun PERSIARI Jawa Timur. Menurutnya, peningkatan kompetensi komunikasi merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami menyambut baik gagasan ini. Kolaborasi tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga dapat dikembangkan melalui program sertifikasi kompetensi bagi sivitas akademika, khususnya dosen, sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan profesionalisme di lingkungan Unhasy maupun Unesa,” kata Prof. Haris.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti pembahasan tersebut melalui penyusunan program kerja sama yang diharapkan dapat segera direalisasikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan pengembangan kompetensi profesional.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











