Hadiri Milad ke-63 UNIDA Gontor, Mendiktisaintek Tekankan Peran Strategis Perguruan Tinggi

Hadiri Milad ke-63 UNIDA Gontor, Mendiktisaintek Tekankan Peran Strategis Perguruan Tinggi

M-Radar News, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto menghadiri Milad ke-63 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di Ponorogo, Minggu (12/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pesan agar perguruan tinggi memperkuat peran strategisnya dalam mencetak talenta unggul dan memberikan solusi atas persoalan bangsa melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang berdampak.

Brian menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, riset yang dihasilkan harus mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

“Kami menitipkan pesan agar pondok modern Gontor ini bisa lebih berdampak, bagaimana program-program yang dilakukan di seluruh jenjang, penelitian, riset di UNIDA, skripsi, tesis maupun disertasi kalau bisa dihubungkan dengan permasalahan-permasalahan bangsa baik di Ponorogo, Jawa Timur maupun di level Indonesia,” ujar Brian sebagaimana dikutip dari website resmi Kemendiktisaintek.

Menteri Brian menegaskan bahwa kemajuan Indonesia hanya dapat dicapai apabila penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan beriringan dengan integritas, moral, dan nilai-nilai agama. Oleh karena itu, ia mendorong UNIDA Gontor untuk memperkuat hilirisasi hasil riset melalui pengembangan startup dan industri berbasis inovasi agar karya akademik dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Brian berharap UNIDA Gontor dapat menjadi motor penggerak pembangunan di Kabupaten Ponorogo melalui berbagai inovasi yang diterapkan secara langsung. Mulai dari pengelolaan sampah, pertanian, kesehatan, hingga tata kota.

Perguruan tinggi yang maju, menurutnya, tidak hanya menghasilkan lulusan dan publikasi ilmiah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya. “Bangsa ini butuh terobosan-terobosan dari perguruan tinggi. Tidak hanya pada publikasi ilmiah, tetapi masalah-masalah di daerah diselesaikan oleh hasil riset, tesis, disertasi dari perguruan tinggi,” ungkapnya.

Acara Milad ke-63 UNIDA Gontor juga dirangkaikan dengan Reuni Akbar Alumni Institut Pendidikan Darussalam (IPD), Institut Studi Islam Darussalam (ISID), dan Universitas Darussalam Gontor. Ribuan alumni dari berbagai angkatan hadir dalam kegiatan tersebut.

Brian Yuliarto yang baru dilantik sebagai Mendiktisaintek pada Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 ini menyempatkan diri berkeliling kampus dan berdialog dengan para civitas akademika. Ia melihat potensi besar UNIDA Gontor sebagai lembaga pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai pesantren.

Menurut Brian, model pendidikan seperti di Gontor sangat relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini. Ia berharap UNIDA Gontor terus berinovasi dan menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan bangsa.

Selain itu, Brian juga mengapresiasi peran alumni yang telah berkontribusi di berbagai bidang. Ia meminta para alumni untuk terus mendukung almamaternya dalam mewujudkan visi besar Gontor.

Dalam sambutannya, Rektor UNIDA Gontor Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Mendiktisaintek. Ia berharap dukungan pemerintah terus mengalir untuk memajukan pendidikan di Gontor.

Acara milad kali ini mengusung tema “Sinergi Inovasi untuk Indonesia Emas 2045”. Berbagai kegiatan telah digelar, mulai dari seminar nasional, pameran riset, hingga bakti sosial.

Pemerintah melalui Kemendiktisaintek terus mendorong perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam pencapaian target pembangunan nasional. Kehadiran Brian di UNIDA Gontor menjadi bukti perhatian serius pemerintah terhadap pengembangan pendidikan tinggi berbasis pesantren.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup