Mahasiswa STIMI Buat Pojok Literasi Masyarakat di Desa Sawang Teubei

Mahasiswa STIMI Buat Pojok Literasi Masyarakat di Desa Sawang Teubei

M-Radar News, Meulaboh – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Meulaboh meluncurkan Pojok Literasi di Desa Sawang Teubei, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini berlangsung setiap Sabtu dan Minggu hingga 26 Juli 2026, bertujuan mendekatkan akses literasi bagi masyarakat pedesaan, khususnya anak-anak.

Program Pojok Literasi mengusung tema “Wujud Nyata Mencerdaskan Bangsa, Pojok Literasi Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat di Desa Sawang Teubei”. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang mudah diakses, terutama bagi anak-anak di pedesaan.

Ketua pelaksana KKN, Mimin S. Muriadi, S.Sos., M.Si, mengatakan melalui kegiatan ini anak-anak diajak mengikuti aktivitas membaca buku, belajar bersama, dan berbagai kegiatan literasi. Tujuannya meningkatkan kemampuan membaca sekaligus membangun kebiasaan positif selama masa libur sekolah.

“Iya dalam kegiatan tersebut turut didampingi dari dosen pembimbing lapangan, yaitu T. Bustami NA, SE, MM., M.Sc., Dr. Yenni Muflihan, S.H.I., M.Pd.I., Siti Hajar, SE, MM., Ahmad Arkadius, SE, MM,” tuturnya.

Program ini menjadi salah satu upaya nyata untuk mengisi waktu libur sekolah bagi anak-anak usia 7 hingga 12 tahun. Berbagai kegiatan literasi yang edukatif dan menyenangkan disiapkan untuk menumbuhkan karakter kreatif, rajin belajar, serta meningkatkan minat baca sejak usia dini.

Selain itu, penyelenggara berharap kehadiran Pojok Literasi dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung program peningkatan budaya baca di Kabupaten Aceh Barat. Harapannya, generasi muda yang cerdas, kreatif, dan memiliki kecintaan terhadap dunia literasi sejak dini dapat tercipta.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu selama masa pengabdian peserta KKN STIMI Meulaboh di Desa Sawang Teubei. Rangkaian acara akan berakhir pada 26 Juli 2026.

Menurut Mimin, pendampingan dari dosen pembimbing lapangan memastikan kegiatan berjalan dengan baik. Para dosen turut serta dalam membimbing anak-anak selama sesi membaca dan belajar.

Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka bergiliran memilih buku bacaan yang tersedia di pojok literasi. Buku-buku yang disediakan meliputi cerita anak, pengetahuan umum, dan buku pelajaran.

“Kami berharap dengan adanya pojok literasi ini, anak-anak di desa bisa lebih gemar membaca. Apalagi di masa libur sekolah, kegiatan ini menjadi alternatif positif,” ujar Mimin.

Pojok Literasi juga mendapat dukungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Barat. Dinas menyediakan koleksi buku dan materi literasi lainnya. Kerja sama ini diharapkan berkelanjutan meskipun masa KKN berakhir.

Selain membaca, anak-anak juga diajak bermain sambil belajar. Misalnya, tebak kata, bercerita, dan menggambar. Aktivitas ini dirancang agar anak-anak tidak bosan dan tetap tertarik mengikuti kegiatan literasi.

Mimin menambahkan, program ini juga melibatkan masyarakat setempat. Beberapa warga turut membantu menyediakan tempat dan konsumsi. Keterlibatan masyarakat diharapkan menumbuhkan rasa memiliki terhadap pojok literasi.

“Kami ingin pojok literasi ini tidak hanya menjadi program KKN, tetapi bisa dilanjutkan oleh masyarakat. Kami sudah berkoordinasi dengan perangkat desa untuk keberlanjutannya,” jelas Mimin.

Sementara itu, Kepala Desa Sawang Teubei menyambut baik inisiatif ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desanya.

Hingga saat ini, Pojok Literasi telah berjalan selama dua pekan. Setiap akhir pekan, rata-rata 30 anak hadir mengikuti kegiatan. Angka ini diharapkan terus meningkat seiring berjalannya waktu.

Program ini menjadi contoh nyata kontribusi mahasiswa dalam mencerdaskan bangsa. Dengan semangat kebersamaan, Pojok Literasi di Desa Sawang Teubei diharapkan mampu menumbuhkan budaya baca sejak dini.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup