Serangan AS Hantam Rumah Pengantin Iran, Pesta Maryam dan Ziaeddin Berubah Kelam

Serangan AS Hantam Rumah Pengantin Iran, Pesta Maryam dan Ziaeddin Berubah Kelam. Foto: istimewa

M-Radar News, Hormozgan – Pesta pernikahan Maryam Mallahi dan Ziaeddin Khoshrish yang berlangsung di Kuhestak, Kabupaten Sirik, Provinsi Hormozgan, Iran, berubah menjadi tragedi setelah serangan militer Amerika Serikat menghantam lokasi acara pada malam 1 September.

Pernikahan yang semula digelar sebagai momen bahagia itu dihadiri sekitar 350 tamu. Namun, suasana berubah mencekam ketika gelombang serangan mengguncang wilayah selatan Iran.

Ledakan dilaporkan menghantam sebuah menara telekomunikasi dan fasilitas di sekitar dermaga yang berjarak kurang dari 200 meter dari lokasi pesta pernikahan.

Pesta digelar secara tradisional dengan memisahkan tempat berkumpul antara tamu pria dan perempuan. Para pria berkumpul di rumah kerabat, sementara perempuan dan anak-anak berada di rumah keluarga mempelai wanita.

Saat serangan terjadi, sebuah proyektil menghantam rumah tempat perempuan dan anak-anak berkumpul. Proyektil tersebut menembus bagian atap bangunan dan menyebabkan sejumlah orang terluka.

Salah satu korban luka disebut merupakan istri dan anak Majid, seorang tamu pria yang berada di sekitar lokasi ketika serangan terjadi.

Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan serta menimbulkan kepanikan di tengah keluarga mempelai dan para tamu. Pesta yang seharusnya menjadi perayaan pernikahan berubah menjadi situasi darurat akibat serangan yang terjadi di sekitar lokasi.

Peristiwa ini juga menunjukkan risiko yang dihadapi warga sipil ketika berada di wilayah yang terdampak konflik bersenjata. Aktivitas masyarakat, termasuk acara keluarga dan pernikahan, dapat ikut terdampak ketika serangan militer terjadi di kawasan permukiman.

Hingga berita ini ditulis, Minggu (6/9/2026), informasi mengenai jumlah keseluruhan korban dan tingkat kerusakan akibat serangan tersebut masih dalam pendataan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup