Pengunjung PKB 2026 Tembus 1,8 Juta Orang, Libatkan 20.929 Seniman, Omzet Transaksi Lampaui Rp16 Miliar

Gubernur Bali, I Wayan Koster saat menutup secara resmi PKB XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali (Art Center), Denpasar, Sabtu (11/7/2026) malam. Foto: dok/ist.

M-Radar News, Denpasar – Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 tidak hanya menjadi panggung pelestarian seni dan budaya Bali, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap sektor ekonomi kreatif.

Selama sebulan penyelenggaraan, festival budaya terbesar di Pulau Dewata ini berhasil menarik lebih dari 1,8 juta pengunjung, melibatkan puluhan ribu seniman, sekaligus mencatatkan transaksi ekonomi lebih dari Rp16 miliar.

Gubernur Bali, I Wayan Koster mengungkapkan, capaian tersebut saat menutup secara resmi PKB XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali (Art Center), Denpasar, Sabtu (11/7/2026) malam.

Menurut Koster, antusiasme masyarakat terhadap PKB terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu terlihat dari bertambahnya jumlah kelompok seni yang berpartisipasi maupun tingginya jumlah penonton yang menyaksikan berbagai pertunjukan selama festival berlangsung.

“Tahun ini sebanyak 673 sekaa, komunitas, sanggar, dan lembaga seni terlibat dalam PKB dengan total 20.929 seniman dan pelaku seni,” ujar Koster.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun 2025 yang melibatkan 517 kelompok seni. Sementara jumlah seniman juga bertambah sekitar 900 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan juga terjadi pada jumlah karya yang dipentaskan. Sepanjang PKB 2026 tersaji sebanyak 879 pertunjukan seni, naik signifikan dibandingkan 529 pertunjukan pada PKB 2025.

Dari sisi kunjungan, hingga 11 Juli 2026 siang, PKB telah dikunjungi sebanyak 1.822.857 orang, termasuk 5.743 wisatawan mancanegara.

“Tahun lalu pengunjung mencapai sekitar 1,6 juta orang. Tahun ini meningkat lebih dari 200 ribu pengunjung. Jumlah wisatawan mancanegara juga naik, dari sekitar 2.400 orang pada tahun lalu menjadi 5.743 orang tahun ini,” kata Koster.

Selain disaksikan secara langsung, berbagai pertunjukan PKB juga ditonton melalui siaran langsung di kanal YouTube dengan total 2.124.927 tayangan. Angka tersebut turut menunjukkan meningkatnya jangkauan publik terhadap pelaksanaan PKB.

Koster menegaskan, PKB tidak hanya menjadi ruang apresiasi seni budaya, tetapi juga menjadi etalase produk kriya, kerajinan, serta kuliner khas Bali yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Melalui Pameran IKM Bali Bangkit yang diikuti 124 pelaku industri kecil dan menengah (IKM), omzet penjualan hingga 10 Juli 2026 tercatat mencapai Rp11.271.843.966.

Sementara itu, Pameran Kuliner Tradisional Bali yang diikuti 75 stan membukukan omzet sebesar Rp5.067.733.000 hingga tanggal yang sama.

“Omzet penjualan kuliner tradisional Bali tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jadi selain menikmati pertunjukan seni budaya, masyarakat juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi para pelaku IKM dan pedagang kuliner tradisional Bali,” ujar Koster.

Secara keseluruhan, transaksi ekonomi dari Pameran IKM Bali Bangkit dan Pameran Kuliner Tradisional Bali selama penyelenggaraan PKB 2026 telah melampaui Rp16 miliar, mempertegas peran festival budaya tersebut sebagai penggerak ekonomi kreatif sekaligus upaya pelestarian budaya Bali.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup