Awal Tahun 2026, Bupati Ipuk Rombak Jabatan Strategis Pemkab Banyuwangi, Berikut Daftar Namanya

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani melantik 47 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator, dan Pengawas di di Halaman Kantor Dinas Sosial PPKB Kabupaten Banyuwangi, Jumat (23/01/2026). (Foto: istimewa)

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi dan mutasi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator, dan Pengawas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kinerja organisasi dan optimalisasi pelayanan publik di awal tahun 2026.

Pelantikan dipusatkan di Halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi, Jumat (23/01/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Proses rotasi ini menyasar sejumlah jabatan strategis seperti kepala dinas, kepala badan, sekretaris DPRD, hingga staf ahli.

Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan, bahwa rotasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam dinamika organisasi pemerintah untuk menjaga ritme dan efektivitas kerja perangkat daerah.

“Penyegaran ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan perangkat daerah mampu bekerja lebih cepat, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan,” ujar Ipuk.

Ia menambahkan, penempatan pejabat telah melalui proses evaluasi berbasis kinerja serta mempertimbangkan kebutuhan percepatan pembangunan daerah.

“Saya berharap pejabat yang dilantik segera melakukan konsolidasi internal, mempercepat pelaksanaan program, dan menumbuhkan inovasi baru di sektor masing-masing. Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga birokrasi harus terus bergerak dan solid,” tegasnya.

Berikut daftar pejabat yang dilantik:

  • Choiril Ustadi Yudawanto, S.IP., M.Si.
    Jabatan Baru: Inspektur Kabupaten Banyuwangi
    Jabatan Lama: Asisten Administrasi Umum Setda Banyuwangi
  • Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, M.Si.
    Diangkat kembali sebagai Kepala Bappeda Banyuwangi
  • Ir. Edy Supriyono, M.M.
    Jabatan Baru: Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi
    Jabatan Lama: Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan Banyuwangi
  • Budi Santoso, S.Sos., M.Si.
    Jabatan Baru: Asisten Administrasi Umum Sekda Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Banyuwangi
  • Henik Setyorini, AP, M.Si.
    Jabatan Baru: Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi
  • Abdul Latip, S.Sos., M.Si.
    Jabatan Baru: Sekretaris DPRD Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Banyuwangi
  • Yoppy Bayu Irawan, S.Sos., M.Si.
    Jabatan Baru: Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi
  • Ir. Danang Hartanto, ST
    Jabatan Baru: Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kalaksa BPBD Banyuwangi
  • Drs. Wawan Yadmadi, M.Si.
    Jabatan Baru: Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kepala Satpol PP Banyuwangi
  • Cahyanto Hendri Wahyudi, SE
    Jabatan Baru: Kepala Dinas PU Cipta Karya, Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kepala BPKAD Banyuwangi
  • Suratno, S.Pd., M.M
    Jabatan Baru: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi
  • Partana, S.AP., M.Si.
    Jabatan Baru: Kepala BPBD Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kepala DPMPTSP Banyuwangi
  • Alief Rachman Kartiono, SE., M.M
    Jabatan Baru: Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Banyuwangi
    Jabatan Lama: Sekretaris DPRD Banyuwangi
  • Samsudin, SE., M.Si.
    Jabatan Baru: Kepala BPKAD Banyuwangi
    Jabatan Lama: Kepala Badan Pendapatan Daerah Banyuwangi.

Lebih lanjut, Bupati Ipuk menegaskan, bahwa mutasi kali ini menjadi bagian dari proses evaluasi berkala terhadap kinerja aparatur, sekaligus memastikan pelaksanaan program strategis daerah berjalan lebih efektif.

“Birokrasi harus hadir dengan kualitas layanan yang semakin baik. Saya mengajak seluruh pejabat untuk menjaga integritas, memperkuat kolaborasi, dan bekerja sepenuh hati demi masyarakat Banyuwangi,” pungkasnya.

Penyegaran birokrasi ini dilakukan juga sebagai langkah bagian dari evaluasi kinerja aparatur, sekaligus upaya menjaga ritme kerja organisasi agar tetap efektif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Banyuwangi. (by/*)

Tutup