Bupati Klaten: Kasus Terkonfirmasi Menurun, Namun Angka Kematian Masih Cukup Tinggi
JATENG, (M-RADARNEWS.COM),- Bupati Klaten Sri Mulyani mengikuti rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah secara virtual yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo pada, Senin (30/08/2021).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo melaporkan dari hasil pemantauan pelaksanaan pengawasan sektor perdagangan (pasar tradisional), pasar di Kabupaten Klaten telah berjalan 100 persen. Prasetyo Aribowo juga menyampaikan ada beberapa rencana aksi perlindungan anak yatim piatu akibat Covid-19 yang telah disiapkan, sehingga kedepannya anak-anak tersebut dapat diberikan perhatian oleh pemerintah.
Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jawa Tengah sudah mengalami penurunan, namun masyarakat diimbau untuk tidak euforia.
Selanjutnya, Yulianto memaparkan di Jawa Tengah telah mengalami 2 gelombang Covid-19 yakni pada saat natal 2020 dan pasca lebaran 2021. Durasi dari masing-masing gelombang tersebut rata-rata sekitar 10 minggu atau 3 bulan dengan interval 12 minggu.
Dengan demikian, jika tidak ada keseimbangan prokes di masyarakat, kemungkinan bulan Desember mendatang akan ada gelombang berikutnya. Hal tersebut perlu diwaspadai dan menjadi perhatian bersama untuk lebih mendisplinkan protokol kesehatan.
Selain itu, Yulianto juga melaporkan bahwa capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Klaten telah mencapai 28,63 persen dan vaksinasi untuk ibu hamil mencapai 0,05 persen. Meskipun capaian vaksinasi mulai terjadi peningkatan, namun perlu ditingkatkan kembali.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen juga menyampaikan, bahwa kurva Covid-19 di Jawa Tengah setiap 3 bulan ada kenaikan. Terpantau pasca lebaran 2021 kurva menunjukkan kenaikkan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya langkah antisipasi agar kedepannya tidak lagi timbul gelombang selanjutnya.
Taj Yasin menyarankan sebaiknya puskesmas/ rumah sakit tempat melakukan test antigen/ PCR untuk memberikan surat rujukan kepada pasien terkonfirmasi covid-19 sehingga petugas yang bertugas di daerah tersebut dapat lebih mudah melakukan penjemputan pasien ke isoter.
Gubernur Ganjar Pranowo menambahkan, meskipun kondisi Jawa Tengah sudah membaik, namun harus tetap waspada. Bagi kabupaten/ kota yang ingin membuka sekolah, mall atau pariwisata diharapkan dilakukan secara perlahan dan perlu dikoordinasikan dengan matang. Terakhir, Gubernur Ganjar kembali menekankan kepada seluruh masyarakat untuk terus displin menaati protokol kesehatan agar pandemi ini dapat segera diputus.
Menindaklanjuti rapat tersebut, Bupati Klaten, Wakil Bupati Klaten, Perwakilan Forkopimda Klaten dan OPD terkait langsung melakukan rapat koordinasi tingkat Kabupaten Klaten.
Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan, bahwa kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Klaten sudah menurun, namun angka kematiannya masih cukup tinggi. Meskipun kasus terkonfirmasi Covid-19 sudah mengalami penurunan, operasi yustisi akan tetap dijalankan dengan ritme yang stabil di lapangan.
Sri Mulyani berharap semoga vaksinasi di Kabupaten Klaten dapat segera dilakukan percepatan serta masyarakat diharapkan dapat lebih displin menaati protokol kesehatan agar mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten dapat segera diputus. (red/hm)






