Sambang Warga Perdana 2023, Bupati Sri Mulyani tinjau dan Resmikan Pasar Krido Mulyo
M-RADARNEWS.COM, JATENG – Bupati Sri Mulyani kembali gelar sambang warga perdana tahun 2024 di Kabupaten Klaten. Sambang warga perdana tahun 2023 tersebut digelar di Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, Selasa (13/06/2023).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Klaten, Kepala OPD Kabupaten Klaten, Fokopimcam Prambanan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan lainnya.
Mengawali kegiatan sambang warga, Bupati Klaten Sri Mulyani meninjau dan meresmikan pasar Krido Mulyo di Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
“Pasar Krido Mulyo yang dibangun dengan anggaran dana desa, karena melihat kondisi yang sebelumnya berada di lapangan Krido Mulyo Kebondalem Lor. Kemudian akan segera direlokasi di Pasar Krido Mulyo yang telah diresmikan. Sehingga, nantinya akan memberikan rasa nyaman bagi warga yang akan memanfaatkan lapangan, serta para pedagang akan menempati tempat yang telah disiapkan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani menyampaikan, bahwa kegiatan sambang warga di Desa Kebondalem Lor adalah sambang warga pertama tahun 2023 setelah sebelumnya selama hampir 2 tahun kegiatan serupa ditiadakan karena pandemi Covid-19.
“Kegiatan sambang warga dimaksudkan sebagai upaya pemerintah dekat dengan warganya, sekaligus menyerap aspirasi-aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dan kemudian akan segera ditindaklanjuti,” ucapnya.
Bupati Sri Mulyani mengapresiasi adanya gagasan yang dimiliki pemerintah desa (Pemdes) Kebondalem Lor, yang telah membangunkan pasar Krido Mulyo. “Semoga pasar baru ini menjadi semangat baru, perekonomiannya semakin kuat, dan masyarakat semakin sejahtera. Manfaatkan pasar ini sebaik-baiknya,” harapnya.
Sementara Camat Prambanan Puspo Enggar Hastuti menyampaikan, saat peresmian pasar Krido Mulyo sengaja para pedagang belum dipindah. Hal ini bertujuan agar dapat dilihat kondisi awal lokasi pasar di lapangan Krido Mulyo.
“Kemudian para pedagang kami buatkan Pasar Krido Mulyo dengan anggaran dana desa APBDes tahun 2023 sebesar Rp 231 juta, yang dibangunkan di atas tanah kas desa. Dapat menampung sejumlah 90 pedagang. Ini salah satu gerakan membangun dan menata Desa Kebondalem Lor, yang berbenah menata desanya,” jelas Puspo.
Selain kegiatan peresmian dan sambang warga, Sri Mulyani menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga, seperti dua penerima bantuan Baznas, dua unit bantuan jambanisasi, bantuan pendidikan kepada 10 anak SD senilai Rp 400 ribu per anak, bantuan Dissos P3APPKB kepada dua orang disabilitas, Bantuan simpel ayah dari Bank Klaten kepada 10 anak yatim.
Kemudian Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Prambanan total Rp148 juta untuk 16 desa di Kecamatan Prambanan, dan bantuan DBHCHT APBD II berupa pupuk NPK sejumlah 7.000 kilogram, POC 800 liter, dan ZA 4.000 kilogram. (rd/*)
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








