Tahun 2023, DPU CKPP Banyuwangi Targetkan 300 Titik Pelihara Jalan Kabupaten 

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Mantapnya akses sebuah jalan menjadi salah satu domain terpenting dalam menunjang percepatan perekonomian di suatu daerah, terlebih bagi daerah yang tergolong maju pesat seperti Banyuwangi, Jawa Timur. Kota berjuluk Sun Rice Of Java itu kini selalu berbenah disetiap tahunnya untuk memelihara infastruktur jalan agar mantap 100 persen.

Untuk tahun 2023 ini saja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui DPU CKPP Bidang Bina Marga Banyuwangi menggelontorkan anggaran Rp 235 miliar dari APBD 2023 guna memelihara jalan. Tercatat di tahun ini, ada sekitar 300 titik yang menjadi sasaran pemeliharaan jalan yang tersebar di 25 kecamatan yang ada di Banyuwangi.

“Progress dari 300 titik itu baru 12 persen yang sudah mantap 100 persen atau sekitar 28 titik,” ungkap Kabid Bina Marga DPU CKPP Kabupaten Banyuwangi Ebta Andharisandi kepada m-radarnews.com, Jumat (04/08/2023) di ruang kerjanya.

Proses pengerjaan penghamparan beton di Jalan Raya Kalipait Sidorejo, Kec. Purwoharjo, Banyuwangi.
Pengerjaan Penghamparan beton di Jalan Raya Kalipait Sidorejo, Kec. Purwoharjo, Banyuwangi.

Dia membeberkan, bahwa target penanganan adalah 600 km, sedangkan yang sudah tertangani dalam kondisi mantap hingga kini mencapai 289,5 km. Ebta menyebut, salah satunya jalan Rogojampi – Songgon serta pemeliharaan jalan raya Kalipait Sidorejo, Wringin Pitu Kecamatan Purwoharjo yang sudah rampung. Artinya kondisi jalan sudah mantap, pasca dibenahi dan diharapkan mampu menopang akses percepatan transportasi yang aman serta tidak membahayakan.

Pemkab Banyuwangi melalui DPU CKPP Kab. Banyuwangi berupaya untuk mewujudkan kondisi jalan di Banyuwangi mantap dan mulus, hanya saja dengan anggaran yang masih minim disetiap tahunnya diharapkan masyarakat ikut memelihara jalan.

“Masyarakat diharapkan juga ikut memelihara kondisi jalan dengan cara membuat sodetan atau saluran agar air tidak gampang tergenang di jalan, itu saja yang diharap Pemerintah,” ucap Ebta.

“Pasalnya dengan keterlibatan masyarakat ikut menjaga struktur jalan sangat mungkin menjaga kekuatan hotmix jalan jangka panjang, apalagi dengan dana yang ngepres, tidak mungkin disetiap tahunnya ada pemeliharaan jalan,” tutupnya. (anw)

Tutup