Tak Akan Henti Gelar Aksi Demo, PPAB Tuntut Kacabdin Pendidikan Provinsi Segera Dimutasi Keluar Banyuwangi

Sekumpulan massa koalisi PPAB menggelar aksi damai lanjutan di depan Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jatim, Rabu (07/08/2024). Foto: red/yd.

M-RADARNEWS.COM, JATIM – Sekumpulan massa koalisi Pemerhati Pendidikan Anak Bangsa (PPAB) menggelar unjuk rasa dan aksi damai lanjutan di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur (Jatim), pada Rabu (07/08/2024).

Ketua aksi Ahmad Munir menyatakan, bahwa aksi damai ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi yang digelar pada 18 Juli 2024, kemudian melakukan audensi dengan DPRD Banyuwangi yang diterima langsung anggota Komisi IV pada 5 Agustus 2024.

Aksi ini digelar, menuntut kembali agar Kepala Cabang (Kacab) Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jatim, Jaenuri di pindahkan atau di mutasi keluar dari Kabupaten Banyuwangi.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini saja. Besok atau kapanpun, kami akan melakukan aksi kembali hingga aspirasi atau tuntutan kami terpenuhi, serta mendapatkan apa yang kami harapkan,” kata Mbah Munir panggilan akrabnya.

Baca juga: Dianggap Tak Punya Perencanaan Kemajuan Pendidikan Banyuwangi, Kacab Pendidikan Provinsi Dituntut Mundur dari Jabatan

Mbak Munir menyebut, Jaenuri selaku Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jatim, adalah orang yang tertutup, sombong dan arogan, serta menutup diri terhadap wartawan dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).

“Dari sinilah Jaenuri berpola dan bertingkah, itu yang sudah terjadi. Pertama, Jaenuri orang yang menutup diri. Kenapa menutup diri? Karena dia sombong dan arogan. Dia mungkin kastanya terlalu tinggi, siapapun itu tidak akan bisa berhububungan dengannya,” ujarnya.

“Jangankan orang biasa, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi tidak ada harganya di depan Jaenuri. Apalagi kepada temen-temen wartawan dan LSM, dia amat sangat risih. Tidak mau sama sekali,” sambung Mbah Munir dalam orasinya.

Ketua aksi Abdul Munir didampingi koordinator lapangan (Korlap) dan sejumlah perwakilan aksi diterima oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Setyo Agung Wahyudi didampingi sejumlah pegawai Cabdin Pendidikan Wilayah Kab. Banyuwangi, Prov. Jatim, untuk menyampaikan tuntutan dan aspirasi.

Selanjutnya, sekumpulan massa yang berdemo di depan Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jatim tersebut kemudian dipersilakan masuk ke dalam untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Adapun yang mengikuti audensi atau mediasi tersebut di antaranya Ketua aksi Abdul Munir didampingi koordinator lapangan (Korlap) dan sejumlah perwakilan aksi. Mereka diterima oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Setyo Agung Wahyudi didampingi sejumlah pegawai Cabdin Pendidikan Wilayah Kab. Banyuwangi, Prov. Jatim.

Setyo Agung mengapresiasi aksi damai yang dilakukan oleh para massa koalisi Pemerhati Pendidikan Anak Bangsa (PPAB). Ia menyampaikan, bahwa semua tuntutan dan aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti.

“Kita sudah menerima dan menampung semua tuntutan dan aspirasinya. Kita akan menindaklanjuti dan menyampaikan kepada pihak Dinas Pendidikan Provinsi, karena ini semua sudah kewenangannya. Dan semoga permasalahan ini mendapatkan solusi yang terbaik,” ujarnya.

Sebelumnya, sekumpulan massa koalisi Pemerhati Pendidikan Anak Bangsa (PPAB) sudah menggelar aksi damai di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kab. Banyuwangi, Prov. Jatim pada (18/07) lalu.

Mereka menuntut agar Kacabdin Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jatim, Jaenuri mundur dari jabatannya. Ada 5 (lima) point tuntutan dalam aksi damai tersebut. (*)

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup