Ribuan Warga Empat Desa di Bandar Pulau Datangi Kantor Bupati, Minta Perbaikan Jalan

Ribuan Warga Empat Desa di Bandar Pulau Datangi Kantor Bupati, Minta Perbaikan Jalan

M-Radar News, Ribuan warga dari empat desa di Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mendatangi Kantor Bupati Asahan pada Senin, 6 Juli 2026, untuk menuntut perbaikan jalan yang sudah lama rusak parah. Aksi ini dipicu oleh kondisi infrastruktur jalan yang sulit dilalui kendaraan dan minimnya perhatian pemerintah.

Koordinator Lapangan aksi, Hendrik Marpaung, mengatakan bahwa massa masih menantikan realisasi perbaikan jalan sesuai aspirasi yang telah disampaikan. “Massa juga menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah yang lebih besar apabila janji tersebut tidak terealisasi,” ujar Hendrik, Kamis, 9 Juli 2026.

Aksi yang berlangsung di depan Kantor Bupati Asahan itu sempat diwarnai ketegangan. Massa berusaha memasuki ruang kantor untuk menyampaikan tuntutan secara langsung. Sebelumnya, mereka memblokir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di depan kantor bupati, menyebabkan kemacetan lalu lintas selama hampir satu jam.

Bentrokan terjadi ketika demonstran dan petugas keamanan saling dorong hingga berujung saling pukul. Namun, situasi akhirnya dapat dikendalikan.

Hendrik Marpaung menjelaskan bahwa unjuk rasa ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan di empat desa yang telah lama rusak parah dan sulit dilalui kendaraan. “Demo ini diikuti masyarakat dari empat desa di Kecamatan Bandar Pulau. Kami meminta pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalan dan menjadikannya sebagai prioritas karena jalan penghubung antar desa sudah rusak parah,” ujar Hendrik.

Empat desa yang menjadi fokus tuntutan adalah Desa Padang Pulau, Desa Gajah Sakti, Desa Gunung Berkat, dan Desa Pargambiran. Menurut Hendrik, Kecamatan Bandar Pulau memiliki nilai sejarah sebagai lokasi pengibaran Bendera Merah Putih pertama di Kabupaten Asahan pada 18 Agustus 1945. Namun, selama bertahun-tahun wilayah tersebut belum mendapatkan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur.

“Sudah bertahun-tahun jalan kami tidak pernah mendapat perbaikan. Kami berharap pemerintah memprioritaskan pembangunan jalan di wilayah kami pada tahun ini,” katanya.

Menanggapi tuntutan warga, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, memastikan pembangunan jalan penghubung empat desa di Kecamatan Bandar Pulau akan direalisasikan pada 2026. “Tahun ini jalan penghubung antar desa di Kecamatan Bandar Pulau menjadi prioritas. Seluruhnya sudah dimasukkan ke dalam berita acara dan akan segera diperbaiki. Kami meminta masyarakat bersabar karena prosesnya sedang berjalan,” ujar Taufik.

Usai aksi, perwakilan pemerintah dan massa demonstran melakukan kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani langsung oleh Bupati Asahan. Dalam kesepakatan tersebut, pemerintah berkomitmen merealisasikan perbaikan jalan pada tahun ini.

Meski demikian, warga tetap waspada dan siap kembali beraksi jika janji tidak ditepati. “Kami akan terus mengawal proses ini. Jika tidak ada perbaikan nyata, kami akan turun lagi dengan jumlah yang lebih besar,” tegas Hendrik.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup