Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah pada 30 Agustus 2026
M-Radar News, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai potensi angin kencang. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat ditimbulkan, seperti genangan, banjir lokal, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi.
BMKG menyebut, sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, di antaranya Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Selain hujan lebat, beberapa wilayah juga berpotensi mengalami angin kencang. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan terhadap aktivitas masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami cuaca buruk dalam waktu bersamaan.
Secara umum, sebagian besar wilayah Indonesia saat ini memasuki musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada periode Juli hingga September 2026. Namun, hujan dengan intensitas lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah, terutama di wilayah Sumatera bagian utara hingga tengah.
Dinamika atmosfer turut memengaruhi kondisi cuaca tersebut. Fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Di sisi lain, aktivitas gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby Ekuator dapat memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah tertentu.
BMKG juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Beberapa titik karhutla dilaporkan berada di provinsi di Kalimantan, sementara kabut asap juga terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, Maluku, dan Papua.
Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca setempat, khususnya saat terjadi hujan lebat dan angin kencang. Warga juga diminta berhati-hati ketika berkendara serta menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang berpotensi roboh saat angin kencang.
Di tengah kondisi musim kemarau, masyarakat di sejumlah daerah juga perlu mewaspadai cuaca panas dan udara kering. BMKG menyarankan masyarakat menjaga asupan cairan tubuh serta menggunakan pelindung kulit, seperti tabir surya, saat beraktivitas di luar ruangan.
BMKG meminta masyarakat terus memantau informasi dan peringatan dini cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat melakukan langkah antisipasi sesuai kondisi di masing-masing wilayah.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












