Tren Modif Mobil Ceper Bergeser, Pemilik Kini Utamakan Kenyamanan
M-Radar News, Jakarta – Tren modifikasi mobil ceper kini mengalami perubahan. Jika sebelumnya gaya ekstrem dengan posisi mobil sangat rendah menjadi pilihan utama, saat ini pemilik kendaraan lebih banyak memilih modifikasi yang tetap menarik namun nyaman digunakan sehari-hari.
Modifikasi mobil ceper dengan menurunkan jarak bodi kendaraan ke permukaan jalan sempat menjadi tren di kalangan pencinta otomotif, khususnya pada era 2002 hingga 2010.
Namun, permintaan terhadap modifikasi ceper ekstrem kini mulai berkurang. Hal tersebut dirasakan oleh bengkel modifikasi suspensi Jaya Spring di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.
Pemilik Jaya Spring, Midun mengatakan, konsumen saat ini lebih mempertimbangkan aspek kenyamanan dan fungsi kendaraan.
“Dulu banyak yang gengsi dan ingin mobilnya sangat ceper. Sekarang masih ada yang minta ekstrem, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Kebanyakan konsumen minta modifikasi yang enak dilihat dan nyaman digunakan,” ujarnya dikutib kumparanoto, Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, konsumen kini cenderung menginginkan mobil yang terlihat rendah, tetapi tetap dapat digunakan untuk berbagai aktivitas tanpa mengganggu kenyamanan berkendara.
Konsep tersebut berbeda dengan tren stance yang sempat berkembang pesat pada awal 2000-an. Saat itu, mobil dengan posisi sangat rendah menjadi salah satu gaya yang banyak ditemui dalam komunitas otomotif.
Meski tren ekstrem menurun, modifikasi dengan tingkat kerendahan tinggi masih memiliki peminat. Namun, penggunaannya lebih banyak ditujukan untuk kontes atau pameran modifikasi.
Untuk kebutuhan tersebut, sejumlah pemilik kendaraan menggunakan sistem air suspension. Teknologi ini memungkinkan ketinggian mobil disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan.
Midun mengatakan, tingkat kerendahan kendaraan juga tidak bisa ditentukan secara sembarangan. Bengkel biasanya terlebih dahulu menanyakan kebutuhan pemilik, termasuk apakah kendaraan digunakan untuk aktivitas harian atau hanya untuk kontes.
“Konsep mobil ceper yang nyaman kini menjadi pilihan utama. Mereka ingin mobil terlihat rendah, tetapi tetap bisa melewati polisi tidur dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari,” jelasnya.
Jaya Spring menawarkan modifikasi suspensi ceper dengan harga mulai Rp600 ribu. Biaya tersebut mencakup pemotongan per dan pembuatan dudukan, sementara harga akhir menyesuaikan jenis kendaraan dan tingkat kesulitan pengerjaan.
Pergeseran tren ini menunjukkan, bahwa modifikasi kendaraan kini tidak hanya berorientasi pada tampilan. Kenyamanan, fungsi, dan kemudahan penggunaan menjadi pertimbangan penting bagi pemilik mobil dalam menentukan konsep modifikasi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.










