Bukan Lebih Canggih, Ini Alasan Sebenarnya AS Kirim Kapal Induk USS George Washington Gantikan Abraham Lincoln
M-Radar News – Amerika Serikat (AS) baru-baru ini menggerakkan kapal induk USS George Washington ke kawasan Timur Tengah (Timteng) untuk menggantikan USS Abraham Lincoln yang telah menjalani pengerahan selama lebih dari 260 hari.
Meskipun pergantian ini terlihat seperti pengiriman kapal induk yang lebih canggih, kenyataannya kedua kapal tersebut memiliki kemampuan yang sangat mirip dan berasal dari kelas yang sama, yaitu kelas Nimitz.
USS George Washington, yang selama ini menjadi simbol kekuatan militer AS di Pasifik Barat, kini menjalani penugasan baru di kawasan Timur TengFiv
Kapal induk bertenaga nuklir ini berangkat dari Da Nang, Vietnam, bersama kapal-kapal pendamping seperti USS Robert Smalls dan USS Shoup, serta membawa Carrier Air Wing Five (CVW-5).
Kapal ini melintasi Selat Singapura, Selat Malaka, dan Laut Andaman menuju Samudra Hindia dan akhirnya kawasan Timur Tengah.
Pergerakan ini bukan sekadar penggantian kapal induk yang lebih canggih, melainkan sebuah strategi untuk merotasi kapal induk yang telah bekerja dalam waktu sangat lama agar tetap mempertahankan kehadiran militer AS di kawasan tersebut.
USS Abraham Lincoln, yang telah berada di Laut Arab sejak Januari 2026, menjalani pengerahan selama 265 hari dengan 241 hari berturut-turut di laut.
Kondisi ini menimbulkan tekanan besar bagi awak kapal, meskipun Angkatan Laut AS membantah adanya peningkatan kasus kesehatan mental yang signifikan di antara personel kapal.
Kunjungan Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, ke USS Abraham Lincoln menunjukkan perhatian serius terhadap kondisi para pelaut dan marinir yang bertugas.
Meskipun kapal induk tersebut memiliki catatan kasus kesehatan mental yang relatif rendah dibandingkan dengan kapal induk lainnya, tekanan akibat pengerahan panjang tetap menjadi tantangan utama bagi awak kapal dan keluarganya.
Perang yang berkepanjangan melawan Iran telah menyebabkan perpanjangan pengerahan kapal induk yang awalnya dijadwalkan kembali ke AS pada Mei 2026.
Keadaan ini menjadi gambaran nyata dari konflik yang belum menemukan penyelesaian dan dampaknya terhadap kesiapan serta kesejahteraan personel militer AS di lapangan.
Dengan penggantian USS Abraham Lincoln oleh USS George Washington, Pentagon berupaya menjaga keberlanjutan operasi militer di wilayah strategis tanpa harus menghadirkan lonjakan daya hancur baru. Rotasi ini penting untuk menjaga kondisi kapal dan moral awak agar tetap optimal selama konflik berlangsung.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











