Sinergitas TNI-Polri di Lumajang: Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Simbol Komitmen Keamanan
M-RadarNews, Jatim – Sinergitas antara TNI dan Polri di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, kembali ditegaskan melalui gelaran tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80. Acara yang berlangsung di Mapolsek Sukodono pada Jumat, 3 Juli 2026, ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, melainkan juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tasyakuran dihadiri oleh Danramil 082102 Sukodono Kapten Inf Yudhi Roosdewanto, Peltu Killo Indira B, serta 10 anggota Koramil Sukodono. Jajaran Polsek Sukodono menyambut langsung kedatangan TNI di markasnya, menunjukkan keakraban yang telah terbina lama. Kapolsek Sukodono AKP Ernowo menegaskan bahwa kebersamaan ini merupakan modal utama dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Momentum Hari Bhayangkara ini menjadi penguat komitmen kami untuk terus bersinergi dengan TNI. Kebersamaan yang telah terjalin dengan baik ini merupakan modal utama dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Sukodono,” ujar AKP Ernowo.
Menurutnya, soliditas yang terbangun antara Polsek dan Koramil selama ini terbukti efektif menjaga kondusivitas Sukodono. Kekompakan itu juga menjadi penopang dalam mendukung program pemerintah serta kegiatan kemasyarakatan di tingkat kecamatan.
Senada dengan Kapolsek, Danramil 082102 Sukodono Kapten Inf Yudhi Roosdewanto menyampaikan selamat kepada seluruh personel Polri. Ia berharap Polri semakin profesional dan presisi dalam menjalankan tugas.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, presisi, dan semakin dicintai masyarakat. Sinergitas TNI-Polri yang selama ini telah terjalin akan terus kami jaga dan perkuat demi menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Sukodono,” ujar Kapten Yudhi.
Kapten Yudhi menegaskan bahwa TNI dan Polri memiliki tanggung jawab kolektif terhadap stabilitas keamanan. Karena itu, koordinasi dan kekompakan di lapangan harus terus dipelihara. Tasyakuran ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur atas pengabdian Polri kepada bangsa dan negara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Sinergitas TNI-Polri di Sukodono memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Dengan adanya koordinasi yang baik, berbagai kegiatan kemasyarakatan seperti pengamanan acara desa, penanggulangan bencana, dan penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif. Masyarakat merasa lebih aman dan nyaman karena aparat keamanan hadir secara terpadu.
Selain itu, sinergitas ini juga mendukung program pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Di tingkat lokal, kekompakan TNI-Polri menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kolaborasi lintas sektor.
Tabel Data Kehadiran dan Rangkaian Acara
| Unsur | Jumlah Personel | Peran |
|---|---|---|
| Polsek Sukodono | Seluruh personel | Tuan rumah, pengamanan |
| Koramil 082102 Sukodono | 12 orang (Danramil, Peltu, 10 anggota) | Undangan, doa bersama |
| Tamu undangan | – | Masyarakat sekitar |
Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini menjadi penegasan kembali bahwa soliditas TNI-Polri di Sukodono adalah kunci utama dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Di tengah dinamika tantangan keamanan yang semakin kompleks, kebersamaan yang terjalin bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi kokoh untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera. Tasyakuran sederhana ini mengingatkan bahwa pengabdian sejati lahir dari sinergi, bukan sekat-sekat institusi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











