Andrea Pirlo Batal, Roberto Mancini dan Antonio Conte Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru Timnas Italia

Andrea Pirlo Batal, Roberto Mancini dan Antonio Conte Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru Timnas Italia

M-Radar News, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kembali dihadapkan pada pilihan lama dalam mencari pelatih tim nasional. Setelah rencana pembaruan Paolo Maldini gagal, Roberto Mancini dan Antonio Conte kembali jadi kandidat terkuat pelatih Gli Azzurri.

Harapan menghadirkan wajah baru di kursi pelatih Italia pun berakhir dengan kemungkinan kembali menunjuk salah satu sosok yang pernah memimpin tim nasional.

Presiden FIGC, Giovanni Malago, sebelumnya menginginkan adanya sosok yang tidak hanya menangani timnas, tetapi juga sistem akademi. “Pendahulu saya di FIGC bertanggung jawab untuk memilih pelatih baru Italia, tetapi saya lebih memilih seseorang yang dapat mengawasi tidak hanya timnas Italia, tetapi seluruh sistem akademi,” ujar Malago.

Rencana Maldini Berakhir Lebih Cepat

Situasi Italia berubah drastis hanya beberapa hari setelah Paolo Maldini dan Leonardo mengungkapkan rencana pembenahan sepak bola Italia. Namun, keduanya memilih mundur dari jabatan direktur teknik dan penasihat khusus setelah gagal mencapai kesepakatan dengan FIGC.

Maldini sempat mencoba mendatangkan nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, tetapi keduanya menolak. Pilihan kemudian jatuh kepada Andrea Pirlo, namun rencana tersebut batal karena muncul kontroversi terkait perannya sebagai duta perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.

Mancini atau Conte, Siapa yang Terdepan

Menurut laporan Sportmediaset dan Sky Sport Italia, kondisi saat ini kembali seperti sebelum Maldini bergabung. Presiden FIGC, Giovanni Malago, dikabarkan mendukung kembalinya Roberto Mancini, sementara sejumlah klub Serie A lebih memilih Antonio Conte.

Keduanya memiliki pengalaman bersama Gli Azzurri. Conte menangani Italia pada 2014 hingga 2016, sedangkan Mancini sukses membawa tim menjuarai EURO 2020 sebelum mengundurkan diri pada 2023.

Saat ini, keduanya juga sama-sama tidak terikat kontrak. Conte mengakhiri kerja samanya dengan Napoli atas kesepakatan bersama, sementara Mancini meninggalkan Al-Sadd setelah sempat melatih tim nasional Arab Saudi.

Malago sebelumnya menegaskan bahwa pembentukan jabatan direktur teknik bertujuan agar keputusan memilih pelatih tidak hanya berada di tangan Presiden FIGC. Namun, perbedaan pandangan mengenai kewenangan jabatan tersebut disebut menjadi salah satu penyebab mundurnya Maldini dan Leonardo.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup