FIFA Bantah Klaim Maroko Jadi Tuan Rumah Final Piala Dunia 2030
M-Radar News, Internasional – FIFA menegaskan, bahwa belum ada keputusan resmi mengenai lokasi pertandingan final Piala Dunia 2030. Pernyataan ini sekaligus merespons klaim Presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko (FRMF) yang sebelumnya menyebut negaranya dipastikan menggelar laga puncak tersebut.
Maroko dijadwalkan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Portugal. Jika terwujud, ini akan menjadi sejarah kedua kalinya bagi benua Afrika mendaulat laga final Piala Dunia, setelah edisi 2010 di Afrika Selatan.
”Keputusan terkait tempat penyelenggaraan pertandingan final akan diputuskan pada waktunya,” demikian pernyataan resmi FIFA dikutip aljazeera, pada Jumat (11/9/2026).
Klaim sepihak sebelumnya dilontarkan oleh Kepala Federasi Sepak Bola Maroko, Fouzi Lekjaa. Dalam sebuah rapat politik, ia dengan percaya diri menyatakan bahwa hak tuan rumah final telah berada di tangan Maroko.
”Kota Benslimane akan menjadi tuan rumah final Piala Dunia. Suka atau tidak… Stadion Hassan II adalah stadionnya, dan saya berharap Maroko akan bermain di sana,” ujar Lekjaa, merujuk pada stadion megah berkapasitas 115.000 penonton yang sedang dibangun di dekat Casablanca.
Sebelumnya, FIFA juga sempat menepis laporan media Inggris yang menyebut Presiden FIFA Gianni Infantino menjanjikan laga final kepada Maroko sebagai barter dukungan politik menjelang pemilihan ulang.
Hingga kini, persaingan lokasi stadion utama untuk laga final Piala Dunia 2030 masih menjadi perdebatan internal antara tiga negara tuan rumah: Maroko, Spanyol, dan Portugal.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











