Arthur Fery Cetak Sejarah ke Semifinal Wimbledon 2026
M-Radar News,
Petenis Inggris, Arthur Fery, menjadi wild card pertama yang mencapai semifinal Wimbledon sejak Goran Ivanisevic pada 2001 setelah mengalahkan unggulan kesembilan Flavio Cobolli 6-4, 7-6 (4), 6-0 di Centre Court, London, Rabu (8/7/2026). Kemenangan ini disaksikan langsung oleh Ratu Camilla dan ribuan penggemar tuan rumah yang memberikan dukungan meriah.
Fery yang lahir di Prancis dan besar hanya lima menit dari All England Club, saat ini menempati peringkat 114 dunia. Ia mendapat wild card untuk bisa tampil di turnamen Grand Slam ini.
“Ini semakin baik di setiap pertandingan. Saya tidak bisa mempercayainya,” kata Fery dalam wawancara di lapangan usai pertandingan.
Keberhasilan Fery mendapat sambutan luar biasa. Ia mendapat standing ovation setelah memenangi set pertama. Sorak sorai semakin gemuruh saat ia memenangi tiebreak set kedua, bahkan terdengar hingga ke No. 1 Court di mana Alexander Zverev sedang mengalahkan Taylor Fritz.
Fery mengakhiri pertandingan dengan ace dan langsung jatuh terlentang untuk menikmati tepuk tangan penonton. “Game terakhir itu, saya merasakan emosi yang belum pernah saya alami sebelumnya dalam hidup saya,” ujarnya.
Perjalanan Fery disebut sebagai “Ferytale” dan sebelumnya juga disaksikan oleh Kate, Putri Wales, pada babak awal turnamen.
Selain itu, Fery juga menjadi mantan pemain Stanford University pertama yang mencapai semifinal Wimbledon sejak John McEnroe pada 1992. Ia bermain tiga tahun tenis kampus untuk Stanford dan menjadi dua kali All-American.
Pelatih Stanford, Paul Goldstein, yang terbang khusus untuk menonton, mengatakan, “Arthur selalu menunjukkan kedewasaan emosional dan kebijaksanaan di luar usianya. Saat saya bekerja dengannya di sekolah, rasanya seperti hubungan rekan kerja, bukan pelatih-murid, meski ada perbedaan usia 25 tahun.”
Di semifinal, Jumat (10/7/2026), Fery akan menghadapi unggulan kedua Alexander Zverev. Zverev baru saja memenangi gelar Grand Slam pertamanya di Prancis Terbuka dan mengalahkan Fritz 6-4, 6-4, 6-2 di perempat final.
Zverev diunggulkan -740 untuk memenangi pertandingan, namun Fery mendapat dukungan penuh dari publik tuan rumah. Zverev dikenal sering menjadi musuh terbesarnya sendiri di momen-momen besar, meski ia tampil impresif sepanjang turnamen.
Meski kalah di semifinal, Fery akan naik ke peringkat 36 dunia. Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi pemain yang sebelumnya tidak diperhitungkan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.









