Tak Sekadar Berdonasi, Sherina Munaf Turun Langsung Bantu Padamkan Karhutla di Kalteng
M-Radar News – Aktris sekaligus penyanyi Sherina Munaf menunjukkan kepeduliannya terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan Tengah. Sherina turun langsung ke lapangan membantu proses pemadaman dan penanganan lahan terdampak kebakaran.
Sherina datang bersama tim Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, di antaranya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng), Dinas Kehutanan, petugas pemadam kebakaran, relawan, serta mahasiswa Universitas Palangka Raya.
Mengutib metronews, Sabtu (5/9/2026). Sherina turut terlibat dalam penanganan karhutla di sejumlah lokasi, termasuk kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Galeget Tiawu dan area sekitar Universitas Palangka Raya.
Perjalanan Sherina menuju Kalimantan Tengah juga diwarnai kondisi asap pekat. Saat berada di dalam pesawat dari Jakarta menuju Palangka Raya, ia merasakan langsung dampak kabut asap akibat karhutla.
Jarak pandang yang terbatas, bahkan membuat proses pendaratan pesawat menjadi lebih sulit. Paparan asap juga membuat tenggorokan Sherina terasa gatal dan mengalami sesak, sehingga ia harus mengenakan masker selama perjalanan.
Setibanya di lokasi kebakaran, Sherina membantu memadamkan bara api yang masih tersimpan di dalam lahan gambut meski api di permukaan telah padam. Kondisi gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit dan harus dilakukan berulang kali untuk mencegah api kembali muncul.
Selain pemadaman, Sherina juga ikut melakukan pembasahan kembali atau rewetting pada kawasan terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelembapan lahan gambut sekaligus mengurangi risiko kebakaran kembali terjadi.
Di kawasan Universitas Palangka Raya, Sherina bergabung bersama mahasiswa dan relawan yang telah berhari-hari melakukan pemadaman. Ia turut merasakan langsung beratnya proses penanganan karhutla, terutama ketika api kembali muncul di area yang sebelumnya telah berhasil dipadamkan.
Tak hanya turun ke lapangan, Sherina juga terlibat dalam penggalangan dukungan melalui gerakan Pawerful Voices. Penggalangan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan logistik petugas dan relawan yang berada di lokasi kebakaran.
Bantuan yang disalurkan antara lain berupa oksigen, masker, vitamin, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.
Pengalaman tersebut membuat Sherina melihat secara langsung beratnya perjuangan para petugas dan relawan dalam menangani karhutla, terutama di kawasan lahan gambut. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang tetap bertahan dan bekerja di lapangan meski menghadapi kondisi yang melelahkan serta penuh risiko.
Karhutla di Kalteng tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas penerbangan akibat kepulan asap pekat.
Keterlibatan berbagai elemen, mulai dari petugas pemerintah, relawan, mahasiswa hingga masyarakat dan tokoh publik, diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan karhutla sekaligus mengurangi dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











