Ketum The Jakmania Angkat Bicara soal Boikot Persija vs Brisbane Roar
M-Radar News, Jakarta – Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra memberikan pernyataan resmi terkait aksi boikot yang dilakukan organisasi suporter Persija Jakarta, terhadap pertandingan uji coba melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), pada Sabtu 29 Agustus 2026.
Aksi boikot tersebut merupakan respons terhadap kebijakan manajemen Persija yang menaikkan harga tiket khusus anggota The Jakmania dari Rp100.000 menjadi Rp130.000 dan dari Rp130.000 menjadi Rp150.000. Kenaikan ini juga diperkirakan akan berlanjut pada pertandingan kandang musim Super League 2026-2027.
Aspirasi Anggota The Jakmania
Dalam pernyataannya, pada Jumat (28/8/2026), Muhammad Aditya Putra, yang akrab disapa Adit menegaskan, bahwa boikot ini merupakan wujud aspirasi anggota The Jakmania yang berasal dari berbagai latar belakang ekonomi dan kelas sosial.
Selain itu, kenaikan harga tiket dianggap memberatkan secara finansial bagi banyak anggota yang ingin mendukung Persija secara langsung.
Pernyataan Sikap Resmi Ketum The Jakmania
- Persija memutuskan untuk tidak menurunkan harga tiket dan tetap menetapkan harga tier 1 sebesar Rp150.000 dan tier 2 sebesar Rp130.000.
- The Jakmania menghargai keputusan tersebut dan berharap seluruh pihak menghormati sikap boikot yang sedang berlangsung.
- Boikot ini merupakan representasi dari keberatan anggota The Jakmania atas kenaikan harga tiket.
- Kenaikan harga tiket otomatis menambah beban pengeluaran anggota yang ingin menyaksikan pertandingan Persija Jakarta.
- Adit berharap manajemen Persija dapat memahami dan meresapi aspirasi anggota, khususnya mereka yang berjuang keras dalam hidup dan menjadikan dukungan kepada Persija sebagai kebahagiaan hati.
- Sikap boikot ini lahir dari hati nurani anggota The Jakmania, dan mereka berharap tetap istiqomah menjalankannya dengan doa dan dukungan.
- Ketua Umum mengajak anggota untuk meramaikan nonton bareng yang diadakan oleh korwil dan biro The Jakmania sebagai bentuk dukungan alternatif.
Boikot ini memicu perhatian publik dan mengundang perdebatan terkait kebijakan harga tiket klub sepak bola yang berpengaruh langsung terhadap hubungan antara klub dan suporter.
The Jakmania sebagai salah satu suporter terbesar Persija Jakarta menggunakan langkah ini sebagai bentuk tekanan agar aspirasi mereka didengar dan diperhatikan oleh manajemen klub.
Meskipun demikian, penjualan tiket secara online untuk pertandingan melawan Brisbane Roar tetap laku penuh, menandakan adanya dukungan yang tetap dari masyarakat dan penggemar sepak bola.
Kondisi ini menjadi momen penting bagi klub dan suporter untuk menjalin komunikasi yang lebih baik guna menjaga keharmonisan dan membangun dukungan yang berkelanjutan di masa depan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












