Forum Anak Aceh Besar Dorong Anak Berani Sampaikan Aspirasi ke Pemerintah

Forum Anak Aceh Besar Dorong Anak Berani Sampaikan Aspirasi ke Pemerintah

M-Radar News, Banda Aceh – Forum Anak Kabupaten Aceh Besar terus mendorong anak-anak untuk berani menyampaikan aspirasi, ide, maupun persoalan yang mereka hadapi sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan daerah. Keterlibatan anak dinilai penting agar kebijakan yang disusun pemerintah dapat menjawab kebutuhan nyata generasi muda di berbagai wilayah Aceh Besar.

Sekretaris Umum Forum Anak Kabupaten Aceh Besar, Nailul Amalia, mengatakan Forum Anak berfungsi sebagai wadah untuk menghimpun berbagai aspirasi anak sebelum disampaikan kepada pemerintah daerah. “Forum Anak menjadi tempat menampung aspirasi, ide, dan kebutuhan anak-anak. Aspirasi tersebut kemudian kami sampaikan kepada pemerintah dalam bentuk Suara Anak agar menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan,” ujarnya saat diwawancarai RRI dalam program IDOLA (Indonesia Layak Anak) bertema “Suara Anak Aceh Besar Partisipasi Anak Dalam Pembangunan Daerah”, di Banda Aceh, Minggu 5 Juli 2026.

Menurut Nailul, aspirasi anak dikumpulkan melalui diskusi yang melibatkan perwakilan dari berbagai kecamatan di Aceh Besar. Melalui mekanisme tersebut, Forum Anak dapat mengetahui persoalan yang berbeda di setiap wilayah, mulai dari bullying, kesehatan mental, stunting, hingga kebutuhan ruang bermain yang aman bagi anak-anak.

Ia mengungkapkan, kasus bullying masih menjadi persoalan yang paling sering disampaikan dalam setiap pertemuan Forum Anak. “Kalau untuk bullying memang hampir setiap pembahasan pasti ada. Yang paling banyak kami temukan adalah bullying secara verbal karena masih dianggap sebagai candaan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Data dan Informasi Keluarga P2KBP3A Aceh Besar, Erianti, S.Ag, mengatakan pemerintah daerah terus membuka ruang komunikasi dengan Forum Anak agar berbagai persoalan yang dihadapi anak dapat segera ditindaklanjuti. Menurutnya, hasil penyusunan Suara Anak akan menjadi salah satu bahan masukan dalam penyusunan program pemerintah, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak.

Erianti juga mengakui masih terdapat tantangan dalam memperluas partisipasi anak karena belum seluruh gampong memiliki Forum Anak. “Kami membutuhkan dukungan untuk membentuk Forum Anak hingga tingkat gampong, sehingga aspirasi anak dari seluruh wilayah Aceh Besar dapat terhimpun dengan lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak anak yang berani menyampaikan pendapat secara santun dan bertanggung jawab melalui Forum Anak. Dengan dukungan pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat, partisipasi anak diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang lebih inklusif sekaligus memperkuat terwujudnya Kabupaten Aceh Besar sebagai daerah yang benar-benar ramah anak.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup