Beasiswa Garuda Dipastikan Cair Pekan Depan, Pemkab Pati Jamin Program Berlanjut

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra saat audensi bersama perwakilan mahasiswa dan orang tua penerima beasiswa di Ruang Kembangjoyo, Kantor Setda Pati, Senin (6/7/2026). Foto: dok/hm.

M-Radar News, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, memastikan pencairan Beasiswa Garuda yang sempat tertunda selama tiga bulan akan dilakukan mulai pekan depan. Kepastian itu disampaikan usai audiensi antara jajaran Pemkab Pati dengan perwakilan mahasiswa dan orang tua penerima beasiswa di Ruang Kembangjoyo, Kantor Setda Pati, Senin (6/7/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menegaskan, keterlambatan pencairan tidak berarti program dihentikan. Menurutnya, seluruh penerima beasiswa tetap akan memperoleh haknya hingga menyelesaikan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Rencana minggu depan kami mulai mencairkan bantuan untuk tiga bulan yang tertunda. Untuk tiga tahun ke depan, hak para penerima tetap akan diberikan sebagaimana sebelumnya. Kami juga sedang memperkuat regulasi agar program ini semakin kuat dan berkelanjutan,” ujar Chandra.

Ia menjelaskan, keterlambatan pencairan terjadi karena sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan baru tersedia pada akhir Juni hingga awal Juli 2026. Selama ini, pendanaan Beasiswa Garuda masih bergantung pada dukungan CSR sehingga belum memiliki kepastian anggaran setiap tahunnya.

Karena itu, Pemkab Pati berkomitmen memperkuat dasar hukum program tersebut agar pembiayaannya dapat didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami tidak ingin terus bergantung pada CSR. Ke depan, kami menyiapkan regulasi agar pembiayaan beasiswa dapat didukung APBD sehingga keberlanjutannya lebih terjamin,” tegas Chandra.

Selain itu, Pemkab Pati telah berkoordinasi dengan Bank Jateng dan Baznas Kabupaten Pati untuk memastikan pencairan bantuan biaya hidup bagi 183 mahasiswa penerima Beasiswa Garuda berjalan sesuai rencana.

Pimpinan Bank Jateng Cabang Koordinator Pati, Pramudjianto mengatakan, pihaknya tetap mendukung keberlanjutan program tersebut melalui alokasi dana CSR.

“Dari total alokasi CSR Bank Jateng tahun 2026 sebesar Rp1,5 miliar untuk berbagai kegiatan sosial, beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi tetap menjadi salah satu prioritas sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, pendamping orang tua mahasiswa, Dedi Gunawan, mengapresiasi langkah Pemkab Pati yang memfasilitasi audiensi dan memberikan kepastian mengenai pencairan beasiswa.

Ia berharap, realisasi pencairan tersebut dapat memberikan ketenangan bagi 183 mahasiswa penerima yang telah menunggu bantuan biaya hidup selama tiga bulan terakhir. (ed/**)

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup